Dirut BPJS Kesehatan Fahmi Idris menyatakan sebetulnya ada banyak dampak sosial positif yang ditimbulkan lembaga tersebut sejak beroperasi 2014 lalu.
TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan atau
berkontribusi meningkatkan kohesivitas sosial sebesar 13,6 persen di 2015 dan di atas 14 persen pada 2016, atas turunnya rasio gini pada tahun tersebut.Kedua, meningkatkan taraf usia harapan hidup di Indonesia dengan kontribusi 1 persen penambahan pemanfaatan layanan rawat inap, sudah menambah 0,31 tahun usia human capital nasional.
Kesehatan mencatat klaim jatuh tempo senilai Rp 4,4 triliun.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Warga DKI Gugat Perpres Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan ke MAKuasa hukum penggugat menilai kenaikan iuran BPJS Kesehatan tidak berlandasan asas kemanusiaan, manfaat, dan keadilan sosial bagi rakyat .
Baca lebih lajut »
BPJS Kesehatan Bantu Pasien Saat Kondisi Darurat |Republika OnlineTanpa program JKN-KIS pasien bisa mengeluarkan biaya yang cukup besar
Baca lebih lajut »
Novel Arsyad Ditunjuk Jadi Dirut PT PP yang BaruSelain jabatan dirut yang baru, beberapa direksi PT PP juga diganti dalam RUPS Tahunan. PTPP
Baca lebih lajut »
Dirut BRI Tegaskan Tak akan PHK Pegawai Akibat Corona dan DigitalisasiBRI tidak akan melakukan PHK sebagai dampak dari digitalisasi industri perbankan.
Baca lebih lajut »
Dirut Holding Perkebunan Bicara Hikmah di Balik Pandemi CoronaPandemi virus Corona memaksa perusahaan mengubah cara bekerjanya. Hal ini juga dirasakan oleh PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Holding. Begini katanya: HoldingPerkebunan via detikfinance
Baca lebih lajut »