Tokopedia, unicorn asal Indonesia itu, masih fokus mengembangkan pasar dalam negeri.
dan Surakarta lebih penting dari pada Singapura. Ada 100 juta masyarakat Indonesia yang tinggal di pedesaan,” kata William.
Untuk menggarap potensi pasar di pedesaan William mengakui masih terdapat tantangan yang harus dihadapi. Salah satunya masalah infrastruktur. Namun, dengan bantuan pemerintah pusat dan daerah, William optimis bisa mendobrak tantangan tersebut. “Kalau Tokopedia bisa bantu pengusaha desa jadi pengusaha nasional ini akan jadi ruang pertumbuhan berikutnya. Kami menargetkan hingaa 10 tahun ke depan Tokopedia bisa berkontribusi hingga 5 persen dari perekonomian di Indonesia,” ucap dia.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Presiden Renault Ingin CEO Bollore DigantiPertemuan pada 18 Oktober dikabarkan untuk mencopot posisi CEO Renault Thierry Bollore.
Baca lebih lajut »
Khawatir Perang Dagang, CEO Adidas Takut Konsumen AS Enggak Bisa Belanja Lagi25 persen bisnis Adidas berbasis di Cina.
Baca lebih lajut »
Ketimpangan Melebar: 1% Warga Kuasai 50% Aset NasionalPertumbuhan pendapatan masyarakat kaya lebih tinggi daripada masyarakat miskin.
Baca lebih lajut »
YLKI Dorong Pemerintah Wajibkan Penggunaan BBM BerkualitasLebih baik barang ada walau harga naik, daripada harga tetap tetapi barang tidak ada.
Baca lebih lajut »
Langkah Ovo ke Depan Setelah Jadi Unicorn Ke-5Ovo resmi menjadi startup unicorn ke-5 di Indonesia, menyusul Gojek, Tokopedia, Traveloka dan Bukalapak. Lantas seperti apa langkah yang akan ditempuh Ovo ke depan? OVO StartupUnicorn via detikinet
Baca lebih lajut »
Tokopedia Tanggapi Rencana Melantai di Bursa SahamTokopedia buka suara menanggapi wacana melantai di bursa saham bagi para startup.
Baca lebih lajut »