Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko kembali mengajak para buzzer fanatik Presiden Joko Widodo atau Jokowi di media sosial agar menyebarkan emosi positif bukan sebaliknya menciptakan narasi kebencian. Buzzer
di media sosial agar menyebarkan emosi positif bukan sebaliknya menciptakan narasi kebencian.
Moeldoko mengatakan bahwa para buzzer itu tidak dalam satu komando tetapi bergerak masing-masing. Pihaknya sudah berkomunikasi dengan influencer, tokoh-tokoh relawan Presiden ketujuh RI itu, dan mengajak para pendukung Jokowi menggunakan pilihan kata yang sejuk dan tidak saling menyakiti di media sosial.“Memang sacara administrasi kami tidak membuat itu , tetapi itu berkembang masing-masing. Namun demikian yang perlu kita pahami bersama.
Mantan panglima TNI itu menilai, kemunculan para buzzer itu bertujuan untuk menjaga muruah pemimpinnya. Namun dalam kondisi sekarang, dia memandang para buzzer tersebut sudah tidak diperlukan lagi. Termasuk pendengung politik."Dalam situasi ini bahwa relatif sudah enggak perlu lagi buzzer-buzzeran. Yang diperlukan adalah dukungan-dukungan politik yang lebih membangun, bukan dukungan politik yang bersifat destruktif," tegasnya.
Moeldoko memberikan contoh, kalau para buzzer selalu melemparkan kata-kata yang tidak enak didengar, tentu hal tersebut akan merusak dan itu tidak diperlukan."Saya berharap buzzer dari segala penjuru ini juga harus menurunkan egonya, menurunkan apa itu semangat yang berlebihan. Semangat untuk mendukung idolanya tetap dipertahankan, tapi semangat untuk membangun kebencian harus dihilangkan," tandasnya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Moeldoko: 'Buzzer' Jokowi Tak DikomandoMenurut Moeldoko, para buzzer Jokowi di Media Sosial tidak dalam satu komando. Mereka, katanya, merupakan bekas relawan.
Baca lebih lajut »
Moeldoko Bantah Komandoi Buzzer Pendukung JokowiMoeldoko mengaku telah mengimbau para stafnya agar menghindari cara kerja bak buzzer.
Baca lebih lajut »
Bertemu Moeldoko, Mahasiswa Desak Jokowi Segera Terbitkan Perppu KPK'Pak Moeldoko akan menyampaikan kepada Pak Jokowi untuk dipertimbangkan dan tadi semuanya akan diakomodasi,'
Baca lebih lajut »
Disebut Warganet Kakak Pembina Buzzer Jokowi, Ini Respons Moeldoko
Baca lebih lajut »
Moeldoko Sebut Aktivitas Buzzer Saat Ini Rugikan JokowiMoeldoko mengaku tak bisa mengendalikan para buzzer pendukung Jokowi. Mereka disebut tak punya rantai komando, bergerak sendiri-sendiri.
Baca lebih lajut »
Aliansi Relawan Jokowi siap kawal pelantikan presidenAliansi Relawan Jokowi (ARJ) siap mengawal pelantikan presiden dan wakil presiden pada 20 Oktober 2019.\r\n\r\n"Jokowi tidak sendiri, ARJ dengan 900 organ ...
Baca lebih lajut »