Kabar gembira untuk para pemegang saham BBRI.
INFO BISNIS – PT Bank Rakyat Indonesia Tbk siap bagi-bagi dividen atas hasil kinerja keuangannya yang impresif pada tahun 2022. Keputusan bagi-bagi dividen itu diungkapkan saat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2023.Diketahui, sebesar 85 persen dari laba bersih konsolidasian pada tahun 2022 yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk dengan nilai sebesar Rp43,94 triliun atau mencapai Rp288,2,- per lembar saham.
Sepanjang Januari hingga Desember 2022, BRI Group berhasil mencatatkan laba bersih senilai Rp51,4 triliun atau tumbuh 67,15 persen secara year on year dengan total aset tumbuh double digit sebesar 11,18 persen yoy menjadi Rp1.865,64 triliun.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
BRI Tebar Dividen Rp43,94 triliun, Ini Jadwal Pembayaran yang Wajib Dicatat Investor!RADARSEMARANG.ID, Jakarta – Pada Senin (13/3) lalu PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2023 dan diketahui bahwa BRI siap menebar dividen atas hasil kinerja keuangannya yang impresif pada tahun 2022. RUPST BRI tersebut terdiri dari delapan agenda
Baca lebih lajut »
BTN Bagi-bagi Dividen Rp 609 Miliar, 20% dari LabaPT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) bagi-bagi deviden sebesar Rp 609 miliar atau 20% dari laba bersih.
Baca lebih lajut »
Sah! BTN Bagikan Dividen Rp43,394 per SahamPT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) atau BTN bakal membagikan dividen sebesar Rp609 miliar, simak selengkapnya
Baca lebih lajut »
Siap-siap, BCA Bakal Tebar Dividen Rp 205 Per SahamBCA bakal bagi-bagi dividen.
Baca lebih lajut »
BCA Bagi Dividen Rp 205 per Saham Tahun Buku 2022 |Republika OnlineDividen tunai itu sudah termasuk dividen interim tahun buku 2022 senilai Rp 35.
Baca lebih lajut »
Janji Manis Indo Tambangraya (ITMG) Bagi Dividen Lebih Tinggi dari 2021Emiten batu bara Indo Tambangraya Megah (ITMG) menyampaikan dividen yang akan dibayarkan perseroan untuk tahun buku 2022 akan lebih tinggi dibanding 2021.
Baca lebih lajut »