PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) bagi-bagi deviden sebesar Rp 609 miliar atau 20% dari laba bersih.
Kantor BTN. Bank BTN bagi-bagi deviden sebesar Rp 609 miliar.Foto: Ari SaputraPT Bank Tabungan Negara Tbk telah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan . Dalam RUPST tahun buku 2022 ini disetujui pembagian dividen Rp 609 miliar atau 20% dari laba bersih.
"RUPST Bank BTN memutuskan penggunaan laba bersih tahun buku 2022 akan dipergunakan sebesar 20% dibagikan sebagai dividen dan sebesar 80% ditetapkan sebagai laba ditahan," ujar Nixon dalam konferensi pers secara virtual, Kamis .
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Piala Dunia U-20 2023: Timnas Indonesia U-20 Jajaki Kemungkinan TC di Korea SelatanTim Nasional (Timnas) Indonesia U-20 yang dinaungi oleh Shin Tae-yong akan berlaga di ajang bergengsi, yakni Piala Dunia U-20 2023. Tim Nasional (Timnas) Indonesia...
Baca lebih lajut »
Gedung Putih Pelototi Semua Bank AS, Menyusul Kasus Silicon Valley Bank KolapsGedung Putih memantau perkembangan bank-bank kecil di AS imbas keruntuhan Silicon Valley Bank.
Baca lebih lajut »
PLN dan Bank BTN Bangun SPKLU Percepat Transisi Energi |Republika OnlinePLN dan BTN bersinergi mendukung percepatan transisi energi.
Baca lebih lajut »
Hasil Piala Asia U-20 2023: Sama-sama Ditentukan Lewat Adu Penalti, Irak dan Uzbekistan Lolos ke Final - Bolasport.comPada pertandingan final Piala Asia U-20 2023, Uzbekistan U-20 akan bertemu Irak U-20. Duel tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Milliy, Sabtu (18/3/2023). 🇺🇿🇮🇶
Baca lebih lajut »
Hancurkan Jepang Lewat Adu Penalti, Timnas Irak ke Final Piala Asia U-20Timnas Irak U-20 melaju ke final Piala Asia U-20 setelah mengalahkan Jepang U-20 pada babak adu penalti 5-3 di Jar Stadium, Tashkent, pada Rabu (15.3.2023) sore...
Baca lebih lajut »
Seberapa Buruk Dampak Kebangkrutan Bank-bank di AS?Ketika presiden AS berusaha keras memberi tahu orang-orang bahwa uang mereka aman, itu berarti pemerintah sedang menghadapi kehancuran finansial dengan serius.
Baca lebih lajut »