BPKD DKI soal Coret Anggaran Alkes RSUD Rp220 M: Sudah Sesuai Evaluasi Kemendagri

Indonesia Berita Berita

BPKD DKI soal Coret Anggaran Alkes RSUD Rp220 M: Sudah Sesuai Evaluasi Kemendagri
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 liputan6dotcom
  • ⏱ Reading Time:
  • 46 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 22%
  • Publisher: 83%

Dia mengatakan bahwa Kemendagri memberi dua catatan terkait pencoretan anggaran alkes RSUD sebesar Rp220 M.

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Michael Rolandi Cesnanta Brata menjelaskan soal penghapusan anggaran sebesar Rp220,8 miliar di Dinas Kesehatan DKI Jakarta dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2023. Dia menyebut penghapusan itu sesuai dua catatan usai dievaluasi Kemendagri.

Dia mengatakan bahwa Kemendagri memberi dua catatan. Pertama, penganggaran barang milik daerah harus didasarkan pada perencanaan kebutuhan barang yang disusun dengan memperhatikan kebutuhan, tugas dan fungsi Satuan Kerja Perangkat Daerah serta ketersediaan barang milik daerah yang ada."Catatan itu sebagai salah satu dasar bagi SKPD dalam pengusulan penyediaan barang untuk kebutuhan daerah," ucap Michael.

Pemprov DKI Jakarta menyerahkan rancangan APBD tahun 2021 dalam Rapat Paripurna Badan Legislatif DPRD DKI, Kamis siang. Total anggaran yang diajukan sebesar Rp 82,5 triliun dan masi diprioritaskan untuk penanganan pandemi Covid-19. Anggota dewan lantas heran mendapati anggaran dihapus namun tak ada pembahasan bersama DPRD DKI Jakarta terutama Komisi E. Penghapusan anggaran untuk Dinkes tersebut dikhawatirkan membuat kualitas layanan kepada masyarakat juga menurun.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

liputan6dotcom /  🏆 4. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Anggaran Pengadaan Alkes Dialihkan, Ini Alasan Kepala BPKDAnggaran Pengadaan Alkes Dialihkan, Ini Alasan Kepala BPKDAnggaran pengadaan alat kesehatan senilai Rp 220 miliar dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta dialihkan ke anggaran BTT untuk menyesuaikan rekomendasi Kemendagri.
Baca lebih lajut »

Anggaran Dinkes Dipangkas Rp220 Miliar, DPRD DKI Cecar TAPD: Ini Pelanggaran AdministrasiAnggaran Dinkes Dipangkas Rp220 Miliar, DPRD DKI Cecar TAPD: Ini Pelanggaran AdministrasiKomisi E Bidang Kesra DPRD DKI Jakarta mengelar rapat kerja membahas hasil evaluasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Terhadap Anggaran (TA) Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2023 di Ruang Rapat Komisi E DPRD DKI Jakarta, Kamis (12/1/2023).
Baca lebih lajut »

Ini Alasan Anggaran Dinkes DKI Dipotong Rp 220,8 MiliarIni Alasan Anggaran Dinkes DKI Dipotong Rp 220,8 MiliarKepala BPKD DKI Jakarta Michael Rolandi Cesnanta Brata berujar, pengurangan APBD DKI 2023 senilai Rp 220,8 miliar disebabkan evaluasi dari Kemendagri.
Baca lebih lajut »

Buka Fakultas Kedokteran, Untag Surabaya Jalin Kerja Sama dengan RSUD JombangBuka Fakultas Kedokteran, Untag Surabaya Jalin Kerja Sama dengan RSUD JombangBeritaJatim Buka Fakultas Kedokteran, Untag Surabaya Jalin Kerja Sama dengan RSUD Jombang UntagSurabaya untagsurabaya fakultaskedokteran
Baca lebih lajut »

Bupati Ingin Pembangunan Gedung ICU RSUD Karanganyar Segera DilanjutkanBupati Ingin Pembangunan Gedung ICU RSUD Karanganyar Segera DilanjutkanBLUD RSUD Karanganyar akan membiayai penyelesaian pembangunan ICU-ICCU-NICU yang mangkrak akibat rekanan tak bertanggung jawab. Bupati meminta pembangunan dilanjutkan segera.
Baca lebih lajut »

Proyek Rp 13 Miliar Poliklinik RSUD Soekardjo Tasikmalaya Mangkrak, Layanan TergangguProyek Rp 13 Miliar Poliklinik RSUD Soekardjo Tasikmalaya Mangkrak, Layanan TergangguPembangunan Ruangan Poliklinik dan Modular Operating Theatre (MOT) ruangan operasi RSUD Soekardjo Tasikmalaya, Jawa Barat, sejak 2021.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-28 18:08:16