BPK soroti penyediaan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Jakarta yang dinilai belum optimal.
Pengendara sepeda motor melaju di depan bangunan rumah susun sederhana milik Klapa Village yang merupakan hunian dengan program DP Rp0 di Pondok Kelapa, Jakarta, Kamis . ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/aww.
Jakarta - Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia menyoroti hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah di DKI Jakarta yang dinilai belum optimal. "Namun, realisasi pemenuhannya belum optimal antara lain upaya untuk mendorong pemenuhan kewajiban tersebut belum dilaksanakan secara intensif terbukti dengan masih banyaknya kewajiban yang belum dipenuhi," kata Bahrullah.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Ketua BPK: Kerugian Negara dalam Kasus Korupsi Asabri Rp 22,78 TriliunSebelumnya, penyidik Kejaksaan Agung memperkirakan kerugian negara dalam kasus Asabri yaitu Rp 23,73 triliun.
Baca lebih lajut »
BPK: Kasus Asabri Rugikan Negara Rp 22,78 TriliunBadan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyampaikan nilai kerugian negara akibat korupsi Asabri mencapai Rp 22,78 triliun.
Baca lebih lajut »
Klub Moge Bikin Parade Merah Putih Lombok Sambut HUT Kemerdekan RI 17 AgustusKlub Moge Bikin Parade Merah Putih Lombok Sambut HUT Kemerdekan RI 17 Agustus TempoTravel
Baca lebih lajut »
44 Pelajar RI Ikut Kompetisi Matematika Internasional Burgas |Republika OnlineLomba ini mendapatkan sambutan antusias dari pelajar Indonesia
Baca lebih lajut »
RI Sudah Kemasukan Varian Baru Corona, Warga +62 Yakin Mau Copot Masker?RI sudah kemasukan varian baru Corona yang berpotensi lebih menular. Jangankan copot masker, warga +62 dianjurkan pakai masker dobel untuk mengurangi paparan.
Baca lebih lajut »