Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgieva memprediksi tingkat suku bunga acuan tetap tinggi hingga 2025 mendatang.
Oleh karena itu, tingkat inflasi di sejumlah negara pun melonjak. Buntutnya, bank sentral mengerek suku bunga acuan demi mengendalikan inflasi.
Ia menilai tingginya suku bunga acuan, terutama dari bank sentral AS dapat berimbas pada negara-negara ASEAN. Kristalina mengatakan suku bunga tinggi dapat melemahkan nilai tukar mata uang negara-negara ASEAN.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
IMF Wanti-wanti ASEAN soal Tren Suku Bunga Tinggi hingga 2025Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) memperkirakan tingkat suku bunga acuan masih akan tinggi hingga tahun 2023.
Baca lebih lajut »
Suku Bunga Global Diprediksi Tinggi hingga 2025, IMF Wanti-wanti ASEANInternational Monetary Fund (IMF) memperkirakan tingkat suku bunga global akan tetap tinggi hingga 2025.
Baca lebih lajut »
Bos IMF Sampai World Bank Temui Jokowi di Istana, Ada Apa?Jokowi menerima Pemimpin organisasi Internasional seperti World Bank, International Monetary Fund, dan World Economy Forum, di Istana.
Baca lebih lajut »
Bertemu Jokowi, Bos IMF Curhat Semua Negara ASEAN Peremonomiannya Kurang BaikPeesiden Jokowi menerima kunjungan President of the World Bank Anjay Banga dan Managing Director of the International Monetary Fund (IMF), Kristalina Georgieva.
Baca lebih lajut »
Bertemu Jokowi, Bos IMF Curhat Semua Negara ASEAN Perekonomiannya Kurang BaikPeesiden Jokowi menerima kunjungan President of the World Bank Anjay Banga dan Managing Director of the International Monetary Fund (IMF), Kristalina Georgieva.
Baca lebih lajut »