Kepala sekolah SMK I Garut membawa senjata api jenis pistol dengan peluru karet.
REPUBLIKA.CO.ID, GARUT -- Kepala SMK Negeri 1 Garut, Dadang Johar Arifin, mesti memenuhi panggilan polisi pada Senin . Penyebabnya, Dadang diketahui membawa senjata api jenis pistol dengan peluru karet pada Kamis . Perbuatannya itu viral di media sosial. Baca Juga Plh Kassubag Humas Polres Garut, Ipda Muslih Hidayat mengatakan, pihaknya telah memanggil yang bersangkutan untuk dimintai klarifikasi. Dari hasil klarifikasi itu, Dadang mengakui telah membawa pistol dengan peluru karet.
Ia menyebutkan, pistol itu bermerek Bareta buatan Italia MOD 92 FS, kaliber 9mm H 017 24Y CAT. 5802, warna hitam, dengan panjang 210 mm, lebar 100 mm. Penggunaan senjata itu memiliki izin langsung dari Mabes Polri dengan buku kepemilikan senjata. "Ia menjelaskan ketika itu mendapatkan kabar dari wakil kepala sekolah bahwa gedung patriot sudah dibongkar sekerumunan massa. Setelah itu saksi melihat gedung tersebut dan sudah dikuasai oleh sejumlah ormas dan pengurus Kadin," kata dia.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Geger Kepsek di Garut Bawa Pistol Saat DiskusiGeger kepala sekolah SMK di Garut punya senjata api. Video Kepsek membawa senjata api itu jadi perbincangan warga Garut di jejaring sosial. Viral Garut
Baca lebih lajut »
Rumah Bawa Hoki, Tiap Hari Bawa RezekiMau rumah dan penghuninya dialiri rezeki tak pernah henti? Yuk, tata rumah sesuai fengsui agar bisa bawa hoki.
Baca lebih lajut »
Dishub Garut: Tarif Bus Naik karena Batasan Penumpang |Republika OnlineSetiap bus hanya boleh mengangkut 50 persen dari kapasitas penumpang.
Baca lebih lajut »
Kasus Positif Covid-19 di Garut Bertambah Satu |Republika OnlineMeski kasus positif Covid-19 bertambah, jumlah pasien sembuh juga terus meningkat
Baca lebih lajut »
Seluruh Objek Wisata Garut Dibuka Kembali |Republika OnlineObjek wisata di Garut mulai dibuka kembali, kecuali wisata air.
Baca lebih lajut »
Kasus Positif di Kecamatan Selaawi Garut Bertambah |Republika OnlineTiga pasien positif Covid-19 asal Kecamatan Selaawi itu sebelumnya berstatus OTG.
Baca lebih lajut »