BAB sembarangan bisa mengakibatkan gagal tumbuh pada balita.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Kesehatan memaparkan bahaya kesehatan jika melakukan buang air besar sembarangan akibat tidak memiliki jamban. Bahaya itu mulai dari diare hingga balita bertubuh pendek di jangka panjang.
Dia melanjutkan, perilaku ini jika terus dilakukan jangka panjang bisa menyebabkan stunting. Ia menjelaskan, ketika ibu hamil dan anak berusia dua tahun yang tercemar makanan dan minuman akibat proses kotoran yang dibuang sembarangan di sungai akan mengakibatkan gangguan tumbuh kembang. Imran mengungkap saat ini rata-rata sekitar 78 persen kepala keluarga di berbagai wilayah Indonesia telah memiliki jamban. Artinya, dia melanjutkan, keluarga yang telah memiliki akses sanitasi jamban memadai sudah tidak buang air besar sembarangan.
Ia menjelaskan, daerah-daerah yang paling susah memiliki jamban adalah wilayah kumuh dan padat. Mereka tinggal di bantaran sungai, tinggal musiman, atau mengontrak di rumah yang tidak memiliki akses jamban. Kendati demikian, Imran menyebutkan pemerintah di rencana pembangunan jangka menegah negara menargetkan, semua KK di kabupaten/kota di Indonesia sudah memiliki jamban pada 2024 mendatang.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Warga Tanjung Duren Utara masih BAB sembaranganSebagian warga Tanjung Duren Utara, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, diketahui masih buang air besar (BAB) sembarangan, menurut data yang dikemukakan ...
Baca lebih lajut »
Tak Punya Jamban, 214 KK di Jakarta Barat BAB SembaranganSebanyak 214 KK di Tj Duren, Jakarta Barat BAB di saluran air karena tak ada jamban.
Baca lebih lajut »
Bahaya Jebakan Penghargaan; Bisa Buat Manusia Jadi SombongBahayanya penghargaan manusia potensinya membuat menjadi sombong dan takabur.
Baca lebih lajut »
10 Tahun Gempa Sumbar, Siap Siaga Hadapi BahayaBadan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat dapat melakukan upaya seperti roadshow ke sekolah-sekolah untuk mensosialisasikan Sumbar Tangguh Bencana.
Baca lebih lajut »
Mahasiswa Mulai Bergerak ke DPR, Bawa Spanduk 'Nyalakan Tanda Bahaya'Massa mahasiswa mulai mendatangi kawasan sekitar DPR. Mereka membawa spanduk dan poster yang berisi protes terhadap DPR. Begini pantauannya: DemoMahasiswa DemoDPR
Baca lebih lajut »