Bahayanya penghargaan manusia potensinya membuat menjadi sombong dan takabur.
Saya tulis ini di penerbangan dari Cape Town ke Johannesburg Selasa 17 September 2019, setelah sehari sebelumnya bersama Prof Bambang Sudibyo dan Dr Irfan Syauqi Beik menghadiri penganugerahan Global Islamic Financial Award 2019 kepada Baznas di kota Cape Town Afrika Selatan.
Publikasi dan kajian-kajian yang dilakukan Baznas dalam bahasa Inggris dan Arab ikut memperkuat tersebarnya berbagai langkah Baznas yang menjadi inspirasi bagi lembaga-lembaga sejenis di seluruh belahan dunia. Termasuk program-program kemanusiaan Baznas yang inspiratif dengan pengukuran dampaknya melalui berbagai indeks yang dikembangkan Baznas. Hal ini membuat GIFA melalui metode kuantitatifnya menetapkan Baznas sebagai nominasi dan pemerima Award di tahun 2019 ini.
Sebelumnya pada Agustus 2019 saya selaku CEO Baznas mendapatkan Anugrah The Best CEO Muslim Award 2019 dari Majalah dan IWAPI.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
GANI Sosialisasi Bahaya Penyalahgunaan Narkoba Pada Rokok Elektrik, BNN Beri DukunganUntuk mencegah semakin luasnya penyalahgunaan narkoba pada rokok elektrik perlu adanya regulasi bagi produk tembakau alternatif. GenerasiAntiNarkobaIndonesia
Baca lebih lajut »
4 Alasan Barcelona Sangat Membutuhkan NeymarNeymar bakal jadi juru selamat buat Barcelona yang terlihat tak stabil di awal musim ini?
Baca lebih lajut »
Temuan Terbaru, Planet Nine Sebenarnya Adalah Lubang Hitam PurbaMenurut penelitian baru, bisa jadi Planet Nine sebenarnya adalah lubang hitam purba.
Baca lebih lajut »
Analisis Profesor Hukum soal Perppu KPK Bisa Jadi Bumerang buat Presiden JokowiGuru Besar Fakultas Hukum Universiats Padjadjaran (Unpad) I Gede Panca Astawa mengingatkan Presiden Jokowi tidak menerbitkan perppu untuk membatalkan UU KPK hasil revisi. UUKPK
Baca lebih lajut »