Ayah Aniaya Anak Tiri yang Masih Balita Secara Sadis, Motifnya Bikin Geleng Kepala ayahaniayaanaktiri
kaltim.jpnn.com, SUNGAI KUNJANG - Seorang ayah di Sungai Kunjang, Samarinda tega menganiaya anak tirinya yang masih balita secara sadis.
Kepada polisi, JN mengaku menganiaya anak tirinya berkali-kali akibat emosi lantaran hubungan ranjang dengan sang istri alias ibu korban sering terganggu. Korban yang masih balita berinisial RN mengalami cacat permanen di bagian bibir hingga hidung usai berkali-kali dianiaya oleh ayah tirinya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Pria di Samarinda Aniaya Anak Tiri Hingga Patah TulangPolisi menangkap pria berinisial JN (32) di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) karena diduga menganiaya anak tirinya berinisial RN (5) hingga cacat.
Baca lebih lajut »
Sadisnya Pria Samarinda Aniaya Anak Tiri hingga Bonyok-Mulut Korban DijahitPria berinisial JN (32) di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) menganiaya sadis anak tirinya inisial RN (5) hingga bonyok dan mulut korban dijahit.
Baca lebih lajut »
Emosi Hubungan Ranjang dengan Istri Sering Terganggu, Pria Aniaya Anak Tiri Secara SadisSeorang pria ditangkap polisi, karena menganiaya anak tirinya yang masih balita berulang kali lantaran emosi hubungan ranjang dengan istrinya sering tergan...
Baca lebih lajut »
Anak di Situbondo Gugat Ayah Gegara Takut Warisan Jatuh ke Ibu TiriNofiandari Safira di Situbondo, Jawa Timur, menggugat ayah kandungnya, Bambang. Nofiandari menggugat karena takut harta warisannya jatuh ke ibu tirinya.
Baca lebih lajut »
Kasus Ayah Tembak Anak Tiri di Malang, Pelaku Datangi Paranormal karena Duga Korban Kebal Senjata TajamAyah tega mencoba membunuh anak tirinya lantaran korban kerap memarahi ibu kandungnya dan persoalan utang.
Baca lebih lajut »
Anak Anggota Dewan Wajo diduga Aniaya Juru ParkirBerdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku merupakan anak dari salah satu anggota dprd kabupaten wajo.
Baca lebih lajut »