Kapler meminta anggota konsorsium harus bisa membantu pemerintah agar proses penutupan asuransi bisa lebih mudah tanpa harus melupakan prinsip dasar dalam asuransi seperti risk assessment.
PENGAMAT asuransi dari Universitas Gadjah Mada Kapler Marpaung menegaskan asuransi barang milik negara dan barang milik daerah bukan saja penting, tetapi sangat penting. Hal ini mengingat jumlah aset negara berupa bangunan, infrastruktur, kendaraan, serta aktiva bergerak dan tidak bergerak lain bernilai sangat besar.
Dosen Program MM Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM itu mengakui progres dari asuransi barang milik negara sampai saat ini belum terlihat signifikan, apalagi jika membandingkan dengan potensi aset atau jumlah kekayaan negara yang dapat diasuransikan menurut data mencapai sekitar Rp5.948 triliun . Berdasarkan data 31 Agustus 2021 jumlah premi yang dihimpun oleh konsorsium asuransi baru sekitar Rp49,13 miliar untuk uang pertanggungan sebesar Rp32,41 triliun.
"Kalau kita baca Pasal 4 Peraturan Menteri Keuangan Nomor 97/PMK.06/2019 tentang Pengasuransian Barang Milik Negara, kan hanya dikatakan, 'Barang milik negara dapat diasuransikan.' Demikian juga Pasal 45 Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah juga hanya mengatakan, 'Pengelola dapat menetapkan kebijakan asuransi.' Tapi mungkin dari aspek pengelolaan negara pasal PMK dan PP ini dianggap sudah cukup dan tidak menimbulkan ambigu.
Bahkan, sambung Kapler, intangible aset atau kepentingan lain juga perlu diasuransikan yaitu asuransi tanggung gugat. Pemerintah dalam menjalankan pemerintahan atau mengoperasikan asetnya bisa saja terjadi kelalaian atau kesalahan dan mengakibatkan masyarakat atau pihak ketiga mengalami kerugian . "Dalam hal ini kan pihak ketiga atau masyarakat bisa menuntut pemerintah dan pemerintah tidak boleh mengelakkan tanggung jawabnya," jelasnya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Pencuri Barang Milik Musisi Pamungkas Diciduk | merdeka.comHari menjelaskan, modus pelaku melancarkan aksinya dengan berpura-pura datang ke hotel sebagai tamu. Dengan beraksi seorang diri, pelaku awalnya mengecek satu persatu kamar hotel yang berlokasi di Kota Mataram tersebut.
Baca lebih lajut »
Bank dan Asuransi Ramai-ramai Meninggalkan Rusia | Ekonomi - Bisnis.comSetelah Rusia mengambil tindakan perang dengan Ukraina, sejumlah perusahaan memiliih meninggalkan negara tersebut, termasuk di antaranya yang bergerak di sektor perbankan dan asuransi.
Baca lebih lajut »
Pernik Valentino Rossi Menjadi Incaran Para Penggemar MotoGP di Sirkuit Mandalika!Meski Valentino Rossi legenda MotoGP telah pensiun, namanya masih menjadi daya tarik bagi para penggemar adu balap motor. Di area untuk penonton di Sirkuit Mandalika, pernik dengan identitas Valentino Rossi jadi buruan para penggemar MotoGP.
Baca lebih lajut »
Korban Unit Link Rencanakan Aksi Damai di OJK dan DPRKomunitas Korban Asuransi Unit Link AIA, AXA Mandiri, dan Prudential Indonesia berencana mengadakan aksi damai.
Baca lebih lajut »
Krisis Ekonomi Sri Lanka Memburuk, Warga Tewas Saat Antre Bahan Bakar MinyakKrisis Ekonomi Sri Lanka membuatnya tidak lagi mampu mengimpor, sehingga kelangkaan pasokan barang-barang penting termasuk BBM.
Baca lebih lajut »
Dubes Korsel: Negara maju G20 harus bantu negara berkembangDuta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Park Tae-sung mendorong negara-negara maju di kelompok G20 untuk membantu negara-negara berkembang dalam ...
Baca lebih lajut »