Bramantyo Suwondo mendorong semua pihak terlibat dalam kegiatan di sekolah harus segera ikut melakukan vaksin booster untuk dapat menekan penularan risiko covid-19.
ANGGOTA Komisi X DPR RI, Bramantyo Suwondo meminta semua pihak seperti murid, guru, dan wali murid harus menerapkan protokol kesehatan ketat di sekolah agar tidak ditemukannya kasus covid-19.
Hal itu dikatakannya terkait langkah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang kembali menutup sementara beberapa sekolah akibat ditemukannya kasus covid-19. Dia menjelaskan, apabila situasi sudah kondusif, PTM sudah bisa dilaksanakan kembali, untuk memastikan kualitas pendidikan perserta didik tetap terjaga juga di masa pandemi.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
MKD: Anggota DPR Inisial DK Kenal Korban tapi Bantah MelecehkanAnggota DPR dari Fraksi Demokrat berinisial DK sebelumnya dilaporkan ke Bareskrim Polri pada 15 Juni.
Baca lebih lajut »
Anggota DPR: Pertimbangkan kembali alih kelola Bandara HalimWakil Ketua Komisi V DPR, Saifullah Tamliha, meminta pemerintah mempertimbangkan kembali rencana alih kelola Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta ...
Baca lebih lajut »
DPR Minta Pelaku Perundungan Bocah di Tasikmalaya Tetap Ditindak HukumPerundungan yang kerap terjadi berulang membutuhkan keseriusan sinergi semua pihak
Baca lebih lajut »
Buka Draf RKUHP, DPR Dinilai Komitmen Terhadap TransparansiLangkah DPR bergerak cepat membuka akses draf RKUHP patut diapresiasi, terutama setelah sekian lama publik meminta pemerintah segera membuka draf RKUHP.
Baca lebih lajut »
DPR: UU TPKS Sudah Bisa Digunakan Meski Aturan Turunan Belum Dibuat PemerintahDPR: UU TPKS Sudah Bisa Digunakan Meski Aturan Turunan Belum Dibuat Pemerintah: Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI, Willy Aditya, memastikan UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) sudah berlaku meski belum ada aturan turunan. Penegak hukum bisa…
Baca lebih lajut »
Pejabat BPN Kini Beratribut Ala Militer, DPR: Apa Urgensinya?'Saya tidak memahami 'frame of reference' Menteri ATR/BPN menyematkan baret dan tongkat kepada para pejabat ATR/ BPN. Apa urgensinya dan apa filosofinya,'
Baca lebih lajut »