Aktivis yang memimpin kelompok pro-demokrasi Hong Kong diserang dengan palu.
REPUBLIKA.CO.ID, HONG KONG -- Kelompok HAM Amnesti Internasional mendesak otoritas Hong Kong untuk segera menyelidiki serangan berdarah terhadap pimpinan salah satu kelompok pro-demokrasi terbesar di Hong Kong yang diperintahkan China menjelang aksi protes lanjutan akhir pekan. Baca Juga Itu merupakan serangan kedua terhadap Jimmy Sham, ketua Front HAM Sipil, sejak aksi protes meningkat di pusat bisnis Asia pada pertengahan Juni.
"Kurang dari itu akan mengirim pesan bahwa serangan semacam itu ditoleransi oleh pihak berwenang," kata Rosenzweig dalam satu pernyataan, Rabu.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Aktivis Hong Kong Diserang Pakai Palu Sebelum Gelar DemonstrasiAktivis Hong Kong dan pendiri LSM pro demokrasi diserang dengan palu dan kunci pas oleh sekelompok orang tak dikenal, empat hari sebelum demonstrasi.
Baca lebih lajut »
Pidato Pemimpin Hong Kong Batal Lagi Akibat Protes OposisiAnggota parlemen oposisi Hong Kong kembali melakukan protes agresif di ruang sidang.
Baca lebih lajut »
Kembali Ejek Pemimpin Hong Kong, Politisi Oposisi Pro-demokrasi DiusirHendak memberikan 'pidato kenegaraan', Lam berulang kali diinterupsi oleh politisi pro-demokrasi Hong Kong yang melontarkan ejekan. _ Internasional
Baca lebih lajut »
Dewan Perwakilan AS Loloskan RUU Demokrasi Hong KongDewan Perwakilan Amerika Serikat meloloskan Rancangan Undang-Undang tentang Hak Asasi dan Demokrasi Hong Kong, satu langkah yang menyulut amarah China.
Baca lebih lajut »
Pemimpin Hong Kong Tegaskan Menolak Desakan KemerdekaanPemimpin Hong Kong menyampaikan pidato tahunan di parlemen.
Baca lebih lajut »
Parlemen AS Sahkan 3 Undang-Undang Dukung Demonstran Hong KongDPR AS meloloskan undang-undang untuk menunjukkan dukungan bagi para demonstran pro demokrasi di Hong Kong pada Selasa (16/10/2019).
Baca lebih lajut »