Ketiga klasifikasi tingkatan pencegahan OG diawali dengan berhenti merokok. Ini penjelasannya.
Dalam pidato pengukuhannya, Prof Imam berkata bahwa pencegahan OG dapat dilakukan dengan tiga klasifikasi tingkatan, yaitu primer, sekunder dan tersier.
Ditemui dalam Konferensi Pers Pengukuhannya dan istrinya, Prof Prof. Dr. Dra. Valina Singka Subekti, M.Si, sebagai Guru Besar Universitas Indonesia yang diadakan di Jakarta, Senin ; Prof Imam menyampaikan bahwa merokok adalah faktor risiko terpenting timbulnya OG.Pasalnya, risiko OG pada perokok lebih tinggi. Lalu bila terjadi, OG pada perokok cenderung lebih parah. Selain itu, rokok juga menurunkan efektifitas terapi untuk kasus OG sedang-berat.
"Kalau pasien merokok, maka kemungkinan efek nuklir itu kena ke mata jadi menonjol," ujar Prof Imam.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Alasan Motivasi Membuat Valentino Rossi Memecat Kepala Tim YamahaMenurut Forcada, keputusan Rossi untuk mengganti kepala kru hanyalah untuk mencari motivasi baru, bukan karena menginginkan perbaikan teknis.
Baca lebih lajut »
5 Alasan Pentingnya Konsumsi Asam Folat Selama HamilAsam folat disebut sebagai 'pahlawan super kehamilan'. Ini adalah salah satu vitamin yang paling penting untuk pertumbuhan...
Baca lebih lajut »
Ini Alasan Tilang Elektornik di Tol Jabotabek TertundaMasih ada kendala teknis soal kemera dan penyiapan sistem tilang elektronik di jalan tol.
Baca lebih lajut »
Alasan Tak Terduga di Balik Kisah Hilangnya Bocah Del Piero...Anak yang duduk di bangku kelas empat sekolah dasar ini ternyata sudah dua minggu tinggal di Klender.
Baca lebih lajut »
ILR Sebut Lima Alasan Presiden Harus Keluarkan Perpu KPKIndonesia Legal Roundtable (ILR) menilai Presiden Joko Widodo memiliki lima alasan untuk mengeluarkan Perpu KPK
Baca lebih lajut »
Alasan Ussy Sulistiawaty Hapus Menu Jengkol dari RestorannyaSelama setahun berdiri, Bakoel Ussy milik Ussy Sulistiawaty menyediakan hidangan berbahan jengkol karena mengusung tema masakan rumahan.
Baca lebih lajut »