Ahli: Hak masyarakat adat Papua tak disuarakan partai politik nasional

Indonesia Berita Berita

Ahli: Hak masyarakat adat Papua tak disuarakan partai politik nasional
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 antaranews
  • ⏱ Reading Time:
  • 32 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 16%
  • Publisher: 78%

Ahli yang dihadirkan penggugat Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Bagi Provinsi Papua, Melkias Hetharia, menyebut hak masyarakat adat ...

Pihak pemohon Krisman Dedi Awi Fonataba dan Darius Nawipa didampingi kuasa hukum, mengikuti Sidang Permohonan Pengujian UU Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Bagi Provinsi Papua di gedung MK, Jakarta, Senin . ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/foc/Dok.

Jakarta - Ahli yang dihadirkan penggugat Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Bagi Provinsi Papua, Melkias Hetharia, menyebut hak masyarakat adat Papua tidak disuarakan dan diperhatikan oleh partai politik nasional. Dalam sidang dengan agenda mendengarkan keterangan ahli di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Rabu, Melkias Hetharia mencontohkan saat terdapat lembaga tertentu yang mencaplok tanah-tanah masyarakat adat, partai politik nasional memilih bungkam.Kepentingan masyarakat Papua yang tidak terakomodasi di dalam partai-partai politik nasional disebutnya salah satu penyebab munculnya gejolak.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

antaranews /  🏆 6. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Informasi HGU di Papua dan Papua Barat Tertutup Bagi PublikInformasi HGU di Papua dan Papua Barat Tertutup Bagi PublikPertimbangan lain majelis untuk menutup informasi dokumen HGU adalah isu keamanan negara di Papua dan masalah kampanye hitam terhadap industri sawit.
Baca lebih lajut »

Tokoh agama Papua imbau jangan terprovokasi jelang pelantikan presidenTokoh agama Papua imbau jangan terprovokasi jelang pelantikan presidenTokoh agama Papua mengimbau umatnya untuk tidak terprovokasi dengan berita-berita bohong atau hoaks dan negatif menjelang pelantikan Joko Widodo-Ma&39;ruf ...
Baca lebih lajut »

Kapolda: Situasi di Papua Jelang Pelantikan Presiden AmanKapolda: Situasi di Papua Jelang Pelantikan Presiden AmanAnggota TNI-Polri tetap disiagakan di sejumlah wilayah yang dianggap rawan.
Baca lebih lajut »

Mencoba Udang Selingkuh, Hidangan Andalan Papua dari Lembah Baliem - pesonaindonesia.kompas.comMencoba Udang Selingkuh, Hidangan Andalan Papua dari Lembah Baliem - pesonaindonesia.kompas.comUdang selingkuh merupakan hidangan yang mudah dijumpai di daerah Wamena. Bagaimana rasanya?
Baca lebih lajut »

Target Emas PON Papua, tapi Putri DKI Terkendala Lapangan LatihanTarget Emas PON Papua, tapi Putri DKI Terkendala Lapangan LatihanTim sepakbola putri DKI Jakarta membidik emas di PON 2020 Papua. Tapi, sedikit masalah mengadang, mereka kesulitan mendapatkan tempat berlatih.
Baca lebih lajut »

Perwakilan Masyarakat Perantau di Papua Temui JokowiPerwakilan Masyarakat Perantau di Papua Temui JokowiPertemuan di Istana Merdeka membahas kondisi terakhir di Wamena pascakerusuhan.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-04-03 09:29:37