Presiden Partai Buruh Said Iqbal mengatakan hingga saat ini setidaknya tercatat ada lebih dari 10.000 buruh yang belum mendapatkan THR sesuai ketentuan.
"Partai buruh dan organisasi serikat buruh yang sudah mendirikan posko orange mencatat ada lebih dari 10.000 buruh yang tidak dibayar THR dengan berbagai alasan," kata Said, Rabu .
"Di antara 150 perusahaan yang jumlahnya hampir 10.000 itu, memang ada yang dari mulai Januari 2023 bahkan ada yang tahun 2022 kasus PHK-nya belum selesai. Belum ada inkrah keputusan PHK," kata Said."Dia memang sudah ada kasus PHK, seharusnya kalau mengikut aturannya menteri tetap dibayar THR-nya. Karena belum ada inkrah keputusan PHK," jelasnya lagi.
"H-30 karyawan kontrak dipecat semua. Karyawan outsourcing dipecat semua. H-30 supaya pengusaha tidak bayar THR karyawan kontrak dan outsourcing dipecat. Nanti habis lebaran dipanggil lagi," tutur Said.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Perang Rusia Jadi Biang Kerok Aduan THR Jateng TinggiLaporan pembayaran THR tak sesuai ketentuan di Jawa Tengah jadi terbanyak ketiga secara nasional.
Baca lebih lajut »
Banyak PNS Daerah Belum Terima THR, Ini Biang Keroknya!Sebanyak 272 pemerintahan daerah atau Pemda belum mencairkan tunjangan hari raya (THR) para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya.
Baca lebih lajut »
Biang Kerok Rencana Ngebor Minyak 'Gila-gilaan' Diramal GagalSKK Migas menargetkan pengeboran sumur pengembangan minyak dan gas bumi (migas) mencapai 991 sumur di tahun 2023. Namun, target itu diproyeksi tak tercapai.
Baca lebih lajut »
Komisi IX DPR Minta Semua Aduan THR Harus Selesai DitindaklanjutiAduan ini terdiri dari 468 aduan THR tidak dibayarkan, 337 aduan pembayaran THR tidak sesuai ketentuan, dan 93 aduan THR terlambat dibayarkan.
Baca lebih lajut »
Kadar Gula Darah tak Terkendali, Kebiasaan Sehari-hari Ini Jadi Biang Keroknya |Republika OnlineBanyak yang mengeluh kadar gula darahnya tak turun meski telah melakukan antisipasi.
Baca lebih lajut »