Mereka banyak yang tertular dari keluarga atau lingkungan sekitar.
REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA -- Sejak merebaknya wabah Covid-19 tercatat 137 anak usia sekolah di Kota Jayapura yang positif tertular virus hingga harus dirawat. Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano, Jumat, mengakui sejak merebaknya virus Corona baru itu cukup banyak anak usia sekolah yang positif dan harus dirawat di hotel Sahid dan sejumlah rumas sakit.
Sedangkan anak usia di bawah 7 tahun juga ada, namun datanya masih dihitung. Rata-rata mereka dirawat bersama salah satu orang tuannya yang juga positif.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Anak Sekolah Ikut Upacara HUT RI Wajib Pakai Masker |Republika Online'Siswa yang ikut upacara hanya keterwakilan saja, misalnya Pramuka atau OSIS.'
Baca lebih lajut »
Penutupan Sekolah Hambat Pendidikan Anak Berkebutuhan KhususAnak-anak berkebutuhan khusus merupakan kelompok yang terpukul keras secara fisik dan mental akibat penutupan sekolah karena wabah virus corona.
Baca lebih lajut »
Kemendikbud: Kasus Korona pada Anak tak Terkait Pembukaan SekolahNamun, pemerintah juga telah memberikan instruksi agar pembukaan satuan pendidikan di zona kuning harus atas izin Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 setempat.
Baca lebih lajut »
'75 Tahun Merdeka, Desa Kami Belum Masuk Listrik, Anak-anak Belajar Pakai Lampu Teplok...'Pada malam hingga subuh, warga desa di Kepulauan Nias terpaksa beraktivitas dalam gelap gulita. Hal ini menyulitkan anak-anak yang belajar di rumah.
Baca lebih lajut »
Ayah Jerinx Beri Dukungan: Kami Keluarga Anak-anak PejuangAyah Jerinx mendatangi Polda Bali untuk memberikan dukungan kepada anaknya. Dia sempat memekikkan kata merdeka.
Baca lebih lajut »
7 Fakta Unik Matcha, Minuman Khas Jepang dengan Antioksidan 137 Kali Lebih Kuat Dibanding Teh Biasa - Tribun Travel7 Fakta Unik Matcha, Minuman Khas Jepang dengan Antioksidan 137 Kali Lebih Kuat Dibanding Teh Biasa via TribunTravel
Baca lebih lajut »