Robert Kardinal Desak Pemerintah Atasi Monopoli Penerbangan di Kawasan Timur

Robert Kardinal News

Robert Kardinal Desak Pemerintah Atasi Monopoli Penerbangan di Kawasan Timur
GolkarMonopoli PenerbanganIndonesia Timur

JPNN.com : Robert menegaskan bahwa Indonesia sebagai negara kepulauan sangat bergantung pada transportasi udara

jpnn.com, JAKARTA - Anggota DPR RI daerah pemilihan Papua Barat Daya, Robert J. Kardinal, mendesak Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Perhubungan dapat segera menerbitkan kebijakan strategis untuk memutus praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di kawasan timur Indonesia seperti Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Menurut Robert, struktur industri penerbangan nasional saat ini tidak sehat karena hanya didominasi dua kelompok besar, yakni Grup Lion dan Grup Garuda. Kondisi tersebut membuat harga tiket pesawat sulit turun dan cenderung tidak rasional, terutama untuk rute-rute ke wilayah timur Indonesia. Baca Juga:Ia menyoroti bahwa sebagian besar layanan penerbangan domestik, termasuk ke daerah terpencil, praktis dikuasai oleh maskapai dalam satu grup yang sama. Di Papua misalnya, rute-rute perintis hingga kota kecil hanya dilayani oleh Wings Air, Lion Air, dan Super Air Jet yang berada dalam satu payung bisnis. "Harga tiket menjadi mahal karena tidak ada kompetisi. Mau tidak mau harus beli, meskipun harganya bisa mencapai Rp 15 juta sampai Rp 20 juta untuk sekali jalan,” ujar Robert dalam keterangannya, Kamis . Baca Juga:Selain dominasi maskapai, Robert juga menyinggung keterbatasan armada maskapai milik Pemerintah seperti Garuda Indonesia dan Citilink yang dinilai tidak mampu menjangkau seluruh rute secara optimal. "Garuda-Citilink tidak mampu atau sengaja dibuat tidak mampu ditambah lagi dengan aturan sehingga terjadilah monopoli," ujarnya.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

jpnncom /  🏆 25. in İD

Golkar Monopoli Penerbangan Indonesia Timur Penerbangan Jakarta

 

United States Latest News, United States Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Rio Ferdinand Desak Man United Belanja 4 Pemain Kunci Sekaligus di Bursa Transfer Musim PanasRio Ferdinand Desak Man United Belanja 4 Pemain Kunci Sekaligus di Bursa Transfer Musim PanasLegenda Rio Ferdinand memberikan pandangannya terkait langkah yang harus diambil Manchester Unitd pada bursa transfer musim panas mendatang.
Read more »

Arab Saudi Desak Iran Hentikan Eskalasi Konflik,136 Negara Dukung ResolusiArab Saudi Desak Iran Hentikan Eskalasi Konflik,136 Negara Dukung ResolusiDampaknya, korban jiwa dan kerugian material tidak dapat dihindari di sejumlah negara Arab dan Islam.
Read more »

Buntut Status Nathan Tjoe-A-On, TOP Oss Desak KNVB Ulang Pertandingan Lawan Willem IIBuntut Status Nathan Tjoe-A-On, TOP Oss Desak KNVB Ulang Pertandingan Lawan Willem IITOP Oss secara resmi mengajukan protes kepada KNVB terkait kelayakan bermain bek kiri Nathan Tjoe-A-On dalam laga kontra Willem II.
Read more »

Komisi III Desak Anggota TNI yang Serang Aktivis KontraS Andrie Yunus Disidangkan di Peradilan UmumKomisi III Desak Anggota TNI yang Serang Aktivis KontraS Andrie Yunus Disidangkan di Peradilan UmumKomisi III DPR RI desak sidang anggota TNI yang siram air keras ke aktivis KontraS Andrie Yunus digelar di peradilan umum. Proses penyidikan terus dijalankan.
Read more »

Mendagri desak kepala daerah setorkan data penerima bantuan hunianMendagri desak kepala daerah setorkan data penerima bantuan hunianMenteri Dalam Negeri meminta para kepala daerah untuk segera menyerahkan data lengkap calon penerima bantuan stimulan hunian tetap, perbaikan rumah rusak ...
Read more »

IAW Desak Penegak Hukum Usut Dugaan Korupsi Rp 1 Triliun di Kementerian PUIAW Desak Penegak Hukum Usut Dugaan Korupsi Rp 1 Triliun di Kementerian PUIAW desak penegak hukum usut dugaan korupsi Rp1 triliun di Kementerian PU berdasarkan temuan BPK.
Read more »



Render Time: 2026-04-29 01:15:12