Beyond the Breaking News

Menhan Jepang Bela Modernisasi Pertahanan dan Tolak Tuduhan Militerisme Baru

Politik News

Menhan Jepang Bela Modernisasi Pertahanan dan Tolak Tuduhan Militerisme Baru
JepangModernisasi PertahananMiliterisme Baru

Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi dalam forum Shangri-La Dialogue di Singapura menegaskan komitmen memperkuat pertahanan dan kerja sama keamanan Indo-Pasifik, serta menolak kritik China yang menyebut langkah Jepang sebagai militerisme baru. Ia juga menekankan pentingnya transparansi dan dialog dengan Beijing.

waktu baca 3 menit Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi saat memberikan penghormatan kepada bendera dalam inspeksi pasukan di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Senin . Tokyo - Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi berjanji akan memperkuat kemampuan pertahanan negaranya dan kerja sama keamanan di kawasan Indo-Pasifik, seraya menampik kritik China yang menyebut langkah tersebut sebagai bentuk " militerisme baru ".

Berbicara dalam forum keamanan Shangri-La Dialogue di Singapura, Minggu, Menhan Koizumi mengatakan lingkungan keamanan regional semakin menantang di tengah adanya tekanan ekonomi dan militer, serta meningkatnya persaingan di bidang siber, antariksa, dan informasi. Koizumi pun membela program modernisasi pertahanan Jepang, termasuk rencana revisi dokumen-dokumen utama keamanan nasional pada akhir tahun ini, serta investasi di bidang kecerdasan buatan, sistem tanpa awak, kemampuan siber, dan teknologi antariksa.

"Ada sebuah negara yang memiliki persenjataan nuklir dalam jumlah besar dan pesawat pengebom strategis. Jepang tidak memiliki senjata semacam itu. Namun, Jepang justru dicap sebagai militerisme baru. Bukankah itu aneh?

" kata Koizumi yang tampaknya merujuk pada kritik China terhadap Jepang. Dia menegaskan reputasi Jepang sebagai negara yang mencintai perdamaian sejak berakhirnya Perang Dunia II tidak akan dirusak oleh apa yang disebutnya sebagai tuduhan palsu. Koizumi juga memperingatkan bahwa pembangunan militer yang tidak transparan dan tindakan tanpa tujuan jelas akan menjadi penyebab ketidakpercayaan dan salah perhitungan. Dia pun menambahkan Jepang akan menjalankan pembaruan pertahanannya dengan "tingkat transparansi yang tinggi".

Pada saat yang sama, Koizumi menegaskan Tokyo tetap berkomitmen untuk berdialog dengan Beijing meskipun ada perbedaan pandangan yang masih berlangsung di antara kedua negara tetangga tersebut. Hubungan Tokyo dan Beijing memburuk ke tingkat terendah dalam beberapa tahun terakhir setelah Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi pada November lalu mengisyaratkan Jepang dapat memberikan dukungan kepada Amerika Serikat jika China menyerang Taiwan, pulau yang memiliki pemerintahan sendiri dan dinilai Beijing sebagai provinsi membangkang serta dapat disatukan kembali dengan paksa jika diperlukan.

Koizumi mengungkapkan kekecewaannya karena tidak memiliki kesempatan untuk bertemu Menteri Pertahanan China Dong Jun dalam forum tersebut. Menhan Dong tidak menghadiri Shangri-La Dialogue untuk kedua kalinya secara berturut-turut, sementara China hanya mengirim delegasi tingkat lebih rendah. Koizumi menyoroti gangguan terhadap pelayaran melalui Selat Hormuz, dengan mengatakan pentingnya menjaga jalur-jalur laut strategis tetap terbuka dan aman. Dia juga menekankan semakin eratnya kerja sama keamanan yang dijalin Jepang dengan Amerika Serikat, Australia, Filipina, Inggris, dan negara-negara Asia Tenggara.

Koizumi mengatakan Jepang akan mengambil peran lebih besar dalam kerja sama peralatan dan teknologi pertahanan setelah melonggarkan pembatasan ekspor senjata pada April lalu. Sumber: Kyodo

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

antaranews /  🏆 6. in İD

Jepang Modernisasi Pertahanan Militerisme Baru Shinjiro Koizumi China

 

United States Latest News, United States Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Jepang kirim empat personel ke markas NATO di JermanJepang kirim empat personel ke markas NATO di JermanKementerian Pertahanan Jepang pada Jumat (29/5) mengumumkan pengiriman empat personel Pasukan Bela Diri (SDF) ke markas misi NATO untuk bantuan dan pelatihan ...
Read more »

Pentagon: AS Akan Serangan Iran Jika Negosiasi GagalPentagon: AS Akan Serangan Iran Jika Negosiasi GagalPernyataan itu disampaikan Menhan AS Pete Hegseth saat berbicara dalam Dialog Shangri-La di Singapura.
Read more »

Pentagon: AS Akan Serang Iran Jika Negosiasi GagalPentagon: AS Akan Serang Iran Jika Negosiasi GagalPernyataan itu disampaikan Menhan AS Pete Hegseth saat berbicara dalam Dialog Shangri-La di Singapura.
Read more »

Menhan AS Pete Hegseth Tak akan Biarkan China Mendominasi PasifikMenhan AS Pete Hegseth Tak akan Biarkan China Mendominasi PasifikMenteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Pete Hegseth tak akan membiarkan China mendominasi Pasifik.
Read more »



Render Time: 2026-06-02 17:14:31