Aksi jilat sedotan di mesin minuman hingga viral di medsos menyeret mahasiswa asal Perancis ke proses hukum di Singapura dan memicu kecaman publik.
- Seorang mahasiswa asal Perancis menghadapi proses hukum di Singapura setelah video dirinya menjilat sedotan dari mesin penjual otomatis lalu mengembalikannya ke tempat semula. Berdasarkan dokumen pengadilan, Didier merekam dirinya saat menjilat beberapa sedotan yang tersedia di dispenser mesin minuman tersebut sebelum memasangnya kembali untuk digunakan pelanggan lain.
Ilustrasi lidah. Singapura menuntut seorang mahasiswa asal Perancis karena menjilat sedotan di mesin minuman otomatis. Banyak pengguna media sosial menyebut tindakan Didier sebagai perbuatan kekanak-kanakan yang berpotensi membahayakan kesehatan publik. Banyak warganet menyoroti potensi penyebaran penyakit akibat aksi remaja tersebut.
Mereka khawatir pelanggan lain dapat menggunakan sedotan yang sudah disentuh dan dijilat tanpa mengetahui kondisinya.
“Itu menunjukkan kurangnya rasa hormat kepada orang lain yang mungkin menggunakannya tanpa menyadarinya! Orang itu bisa saja mengidap penyakit menular! Ini pelajaran yang baik untuknya dan contoh bagi orang lain! ,” ujar pengguna lain.
Komentar serupa juga datang dari pengguna media sosial lain yang menyebut aksi tersebut dilakukan secara sengaja dan menjijikkan.
“Dia mengotori sedotan dan melakukannya dengan sengaja untuk menjebak seseorang. Dia pikir dia siapa? Apakah dia akan suka jika seseorang meludahi makanannya? Karena menurutku, itu persis sama.
Itu membuatku jijik, orang-orang aneh seperti dia,” tulisnya. Mungkinkah Indonesia Terapkan Tarif Selat Malaka bersama Singapura dan Malaysia? Ini Penjelasan Pakar Remaja tersebut resmi didakwa pada 24 April 2026. Ia menghadapi tuduhan perbuatan merusak yang ancaman hukumannya mencapai dua tahun penjara.
Media Malaysia Soroti Rencana RI Tarik Pajak Kapal di Selat Malaka, Sebut Ditolak Malaysia-Singapura Mungkinkah Indonesia Terapkan Tarif Selat Malaka bersama Singapura dan Malaysia? Ini Penjelasan PakarRusia Tanggapi Keluarnya UEA dari OPEC, Berpotensi Turunkan Harga Minyak GlobalGabung Kompas.com+Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami. Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.comApresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial. Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com. KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
Mesin Penjual Otomatis Mahasiswa Asal Perancis Sedotan Mesin Penjual Otomatis Menjilat Sedotan Mesin Minuman Otomatis Mahasiswa Perancis Indonesia Sedotan Mahasiswa Perancis Di Singapura Terancam 2 Tahun
United States Latest News, United States Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Singapura soal Selat Hormuz: Melintas Itu Hak, Bukan Hak Istimewa karena Membayar!Portal berita yang menyajikan informasi terhangat baik peristiwa politik, entertainment dan lain lain
Read more »
Link Live Streaming Piala Thomas 2026 Indonesia Vs Perancis, Misi Finis Juara GrupTim Indonesia akan menantang Perancis pada laga terakhir Grup D Piala Thomas 2026 demi memantapkan posisi di babak perempat final.
Read more »
Hasil Piala Thomas Indonesia Vs Perancis 0-2: Alwi Farhan KewalahanAlwi Farhan takluk dari Alex Lanier. Tim beregu putra Indonesia pun kini ketinggalan 0-2 dari Perancis dalam laga Piala Thomas 2026.
Read more »
Hasil Piala Thomas Indonesia Vs Perancis 0-4, Merah Putih TersingkirKekalahan tersebut membuat Indonesia, penghuni Pot 1 di undian fase grup, tersingkir dari persaingan Piala Thomas 2026.
Read more »
Rekap Hasil Piala Thomas Indonesia Vs Perancis 1-4, Sejarah Kelam TerciptaFajar/Fikri menutup perjuangan tim Piala Thomas Indonesia dengan hasil 21-18, 19-21, dan 21-11 atas Popov bersaudara.
Read more »
Indonesia 'Bantu' Tiga Negara Ukir Sejarah di Piala Thomas, Terbaru PerancisPerancis bukanlah negara pertama yang mendapat 'bantuan' Indonesia untuk mengukir sejarah baru di Piala Thomas.
Read more »
