Nilai Rupiah Dianggap Undervalued, BI Optimistis Bakal Segera Menguat Kembali

Nilai Tukar Rupiah News

Nilai Rupiah Dianggap Undervalued, BI Optimistis Bakal Segera Menguat Kembali
Kurs Dollar Hari IniGubernur Bank IndonesiaPerry Warjiyo

Gubernur BI Perry Warjiyo pastikan rupiah undervalued dan akan stabil serta menguat meski ada tekanan global dan musiman.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan,kesepakatan tarif dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat akan memberikan dampak positif terhadap pasar keuangan domestik dan kinerja ekspor nasional.

- Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memberikan respons terkait fluktuasi nilai tukar rupiah yang terjadi belakangan ini. Perry menegaskan bahwa posisi rupiah saat ini berstatus undervalued atau berada di bawah nilai fundamentalnya jika melihat kondisi ekonomi nasional yang sebenarnya. Pernyataan tersebut disampaikan Perry usai menghadiri rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa .

Menurutnya, meskipun saat ini rupiah mengalami tekanan, pihaknya meyakini nilai tukar mata uang garuda akan kembali stabil dan bergerak menguat ke depannya.

"Bahwa yang pertama nilai tukar sekarang itu undervalued, dan ke depan kita yakini akan stabil dan menguat," kata Perry dipantau dari Perry menjelaskan bahwa kekuatan ekonomi Indonesia saat ini sangat solid untuk menopang nilai tukar. Hal ini dibuktikan dengan angka pertumbuhan ekonomi yang mampu mencapai 5,61 persen dengan tingkat inflasi yang tetap terkendali pada level rendah. Selain itu, indikator pendukung lainnya adalah pertumbuhan kredit yang tercatat tetap tinggi serta posisi cadangan devisa yang memadai.

Menurut Gubernur BI, kombinasi faktor internal ini seharusnya membuat rupiah tetap stabil dan memiliki kecenderungan untuk menguat di pasar global. Namun demikian, Bank Indonesia tidak menampik adanya tekanan jangka pendek yang membuat rupiah melemah. BMKG Ungkap Penyebab Hujan Deras Jelang Kemarau, Picu Banjir di Jakarta #short

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

KompasTV /  🏆 22. in İD

Kurs Dollar Hari Ini Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo Fundamental Ekonomi Indonesia Ekonomi Makro Berita Bisnis Terbaru Inflasi Indonesia Yield Us Treasury Sbi Pasar Valas

 

United States Latest News, United States Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Rupiah Melemah 0,35%, Nilai Tukar Dolar AS Naik ke Rp17.365Rupiah Melemah 0,35%, Nilai Tukar Dolar AS Naik ke Rp17.365Nilai tukar rupiah kembali tertekan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan awal pekan, Senin (4/5/2026).
Read more »

Mengapa BI Anggap Nilai Tukar Rupiah UndervaluedMengapa BI Anggap Nilai Tukar Rupiah UndervaluedGubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyebut nilai tukar rupiah yang saat ini berada di level 17.300 per dolar Amerika Serikat telah undervalued.
Read more »

Breaking News! Rupiah Tembus Rp17.400 Terhadap Dolar ASBreaking News! Rupiah Tembus Rp17.400 Terhadap Dolar ASNilai tukar rupiah semakin tertekan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (5/5/2026).
Read more »

Kurs Rupiah Makin Loyo Tembus 17.400 per Dolar AS, Ini Biang KeroknyaKurs Rupiah Makin Loyo Tembus 17.400 per Dolar AS, Ini Biang KeroknyaPrediksinya, nilai tukar rupiah per dolar AS bisa menembus level di atas hari ini.
Read more »

Nilai Tukar Rupiah Diramal Bisa Terus Melemah Hingga ke Level Rp 17.550/USDNilai Tukar Rupiah Diramal Bisa Terus Melemah Hingga ke Level Rp 17.550/USDPortal berita yang menyajikan informasi terhangat baik peristiwa politik, entertainment dan lain lain
Read more »

Nilai Tukar Rupiah Terus Anjlok saat BPS Umumkan Pertumbuhan Ekonomi Melejit TinggiNilai Tukar Rupiah Terus Anjlok saat BPS Umumkan Pertumbuhan Ekonomi Melejit TinggiPortal berita yang menyajikan informasi terhangat baik peristiwa politik, entertainment dan lain lain
Read more »



Render Time: 2026-05-05 18:42:04