Sempat Batal Gegara Perang Iran, Trump Jadi Temui Xi Jinping di China

Trump News

Sempat Batal Gegara Perang Iran, Trump Jadi Temui Xi Jinping di China
Pertemuan DiplomatikXi JinpingPerang Iran

Presiden AS Trump akan bertemu Xi Jinping di Beijing pada 14-15 Mei 2026. Kunjungan ini tertunda akibat perang Iran dan akan membahas kerja sama perdagangan.

Foto: Presiden AS Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping saat mengadakan pertemuan bilateral di Bandara Internasional Gimhae, di sela-sela KTT Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik , di Busan, Korea Selatan, 30 Oktober 2025.

REUTERS/Evelyn Hockstein- Presiden Amerika Serikat Donald Trump dijadwalkan bertemu Presiden China Xi Jinping pada 14-15 Mei 2026 dalam kunjungan ke Beijing. Agenda tersebut mundur dari jadwal awal akibat eskalasi perang Iran yang menyita perhatian Washington. Trump mengonfirmasi perubahan jadwal itu melalui unggahan di Truth Social pada Rabu. Ia juga menyebut akan menjamu Xi dalam kunjungan balasan ke Washington pada akhir tahun ini. "Perwakilan kami sedang menyelesaikan persiapan untuk kunjungan bersejarah ini. Saya sangat menantikan untuk menghabiskan waktu bersama Presiden Xi dalam apa yang saya yakin akan menjadi peristiwa monumental," tulis Trump, seperti dikutipPihak Kedutaan Besar China belum memberikan rincian terkait agenda tersebut. Pemerintah Beijing umumnya baru mengumumkan jadwal perjalanan Xi beberapa hari sebelum kunjungan berlangsung. Kunjungan ini menjadi yang pertama oleh presiden AS ke China dalam delapan tahun terakhir, sejak lawatan Trump pada 2017. Pertemuan mendatang juga akan menjadi tatap muka lanjutan setelah keduanya bertemu di Korea Selatan pada Oktober lalu dan menyepakati gencatan senjata dalam konflik dagang. Namun, rencana diplomasi ini tak lepas dari berbagai dinamika global. Selain perang Iran, kebijakan dalam negeri AS turut memengaruhi posisi negosiasi Washington. Pada Februari lalu, Mahkamah Agung AS membatasi kewenangan presiden dalam menetapkan tarif, yang selama ini menjadi instrumen penting Trump dalam menghadapi mitra dagang utama, termasuk China. Di sisi lain, operasi militer gabungan AS dan Israel terhadap Iran sejak 28 Februari menambah ketegangan dengan Beijing. China merupakan salah satu pembeli utama minyak Iran dan memiliki kepentingan strategis di kawasan tersebut. Selama kunjungan dua hari di Beijing, kedua pemimpin diperkirakan membahas kerja sama perdagangan, termasuk sektor pertanian dan komponen pesawat. Meski demikian, isu sensitif seperti Taiwan diprediksi tetap menjadi ganjalan utama. Trump dalam masa jabatan keduanya diketahui meningkatkan penjualan senjata ke Taiwan, langkah yang memicu protes keras dari China yang mengklaim wilayah tersebut. Belum jelas apakah konflik Iran akan mereda sebelum pertemuan berlangsung. Trump sebelumnya meminta dukungan negara-negara konsumen minyak besar, termasuk China, untuk menghadapi potensi penutupan Selat Hormuz oleh Iran. Namun, permintaan tersebut belum mendapat respons langsung dari Beijing.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

cnbcindonesia /  🏆 7. in İD

Pertemuan Diplomatik Xi Jinping Perang Iran Hubungan As-China Kunjungan Ke Beijing Kebijakan Luar Negeri Perdagangan Internasional Ketegangan Global Taiwan

 

United States Latest News, United States Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

[FULL] Trump Ungkap Adanya Negoisasi AS & Iran, Pengamat & Pakar HI Sebut Trump Sedang Berilusi[FULL] Trump Ungkap Adanya Negoisasi AS & Iran, Pengamat & Pakar HI Sebut Trump Sedang BerilusiPresiden Amerika, Donald Trump, menyatakan tengah mengadakan pembicaraan dengan Iran.
Read more »

Dampak Serangan Rudal Iran: Analisis Mendalam Perang Modern dan Strategi Resistensi IranDampak Serangan Rudal Iran: Analisis Mendalam Perang Modern dan Strategi Resistensi IranSerangan rudal Iran ke Israel mengungkap kompleksitas perang modern, dengan fokus pada strategi resistensi Iran, dinamika ekonomi, dan dampaknya terhadap energi global. Artikel ini menganalisis strategi Iran, pengaruh sejarah, dan tantangan yang dihadapi dalam konflik.
Read more »

Menlu Iran Tolak Klaim AS soal Negosiasi, Trump: Mereka Mau tapi TakutMenlu Iran Tolak Klaim AS soal Negosiasi, Trump: Mereka Mau tapi TakutIran mengakui sempat menerima pesan dari AS tapi hal itu bukan tanda kesepekatan untuk bernegosiasi.
Read more »

Gedung Putih Umumkan Jadwal Pertemuan Donald Trump dan Xi JinpingGedung Putih Umumkan Jadwal Pertemuan Donald Trump dan Xi JinpingGedung Putih mengumumkan bahwa Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan bertemu dengan Presiden China Xi Jinping dalam sebuah pertemuan
Read more »

Proposal AS Disebut Iran Tak Masuk Akal, Iran Sampaikan 5 SyaratProposal AS Disebut Iran Tak Masuk Akal, Iran Sampaikan 5 SyaratProposal 15 poin AS sebagai upaya pengakhiran konflik sudah sampai ke Iran. Namun, Iran memandang proposal itu maksimalis dan tak masuk akal.
Read more »

Trump: Negosiator Iran Takut Dibunuh Jika Akui Berunding dengan AS, Iran BantahTrump: Negosiator Iran Takut Dibunuh Jika Akui Berunding dengan AS, Iran BantahDonald Trump menyatakan bahwa negosiator Iran enggan mengakui perundingan dengan AS karena takut dibunuh oleh rakyatnya sendiri. Iran membantah pernyataan tersebut dan menegaskan tidak ada negosiasi yang sedang berlangsung. Kedua belah pihak memiliki pandangan yang bertentangan mengenai situasi ini, dengan AS bersikeras bahwa pembicaraan masih berlangsung.
Read more »



Render Time: 2026-04-22 20:01:02