KPK Tegaskan Tak Ada 'Main Mata', Gus Yaqut Resmi Kembali ke Rutan K4

KPK News

KPK Tegaskan Tak Ada 'Main Mata', Gus Yaqut Resmi Kembali ke Rutan K4
Tahanan RumahKasus Yaqut Menteri AgamaKasus Yaqut Cholil Qoumas

KPK sekaligus membantah adanya upaya 'diam-diam' untuk membiarkan tersangka tetap berada di rumah.

Tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji dan penyelenggaraan ibadah haji Yaqut Cholil Qoumas tiba di Gedung Merah Putih KPK , Jakarta, Selasa . Mantan Menteri Agama periode 2020-2024 Yaqut Cholil Qoumas kembali menjalani penahanan di rumah tahanan usai berstatus tahanan rumah dari atas permohonan keluarga.

– Komisi Pemberantasan Korupsi resmi menjebloskan kembali mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut, ke Rumah Tahanan Cabang Gedung Merah Putih KPK , Jakarta, Selasa .Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menegaskan bahwa pengembalian Gus Yaqut ke sel tahanan adalah keputusan lembaga yang bersifat final. Sebelumnya, Yaqut sempat menjalani asesmen kesehatan di RS Polri Kramat Jati sejak Senin sore. "Pada hari kemarin tanggal 23 Maret, hari Senin, ya atas keputusan lembaga, kami telah mengalihkan kembali penahanan saudara YCQ ke rumah tahanan negara yang ada di K4 di gedung KPK ini," ujar Asep di Gedung Merah Putih KPK, Selasa.Asep menjelaskan, pengalihan kembali ke Rutan K4 bertujuan untuk efektivitas penyidikan, mengingat tim penyidik telah menyusun jadwal pemeriksaan intensif dalam beberapa hari ke depan. "Mengapa hari ini dipindahkan atau dialihkan kembali? Yang pertama karena memang besok sudah terjadwal ada permintaan keterangan kepada yang bersangkutan," tegas Asep.Berdasarkan pantauan di lokasi, Gus Yaqut tiba di Gedung Merah Putih KPK pukul 10.30 WIB dengan pengawalan ketat. Berbeda dengan saat berstatusGus Yaqut turun dari mobil tahanan berwarna perak mengenakan peci hitam, kacamata, dan jaket abu-abu yang dilapisi rompi tahanan KPK berwarna oranye dengan nomor punggung 12. Kedua tangannya tampak terikat borgol besi. Meski ekspresi wajahnya tampak datar saat melewati kerumunan awak media, Gus Yaqut sempat memberikan pernyataan singkat mengenai status tahanan rumah yang sempat ia jalani sejak Kamis . Ia mengakui hal itu adalah permintaan keluarga agar dirinya bisa bertemu sang ibu.Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas saat digiring masuk ke Gedung Merah Putih KPK untuk ditahan di rutan, Selasa KPK juga membeberkan fakta medis terkait kondisi kesehatan mantan tokoh GP Ansor tersebut. Meski mengidap penyakit kronis, KPK menilai kondisi tersebut tidak menghalangi proses penahanan di rutan. "Salah satu hasil dari asesmen kesehatan itu adalah yang bersangkutan itu mengidap GERD akut ya, dan pernah dilakukan endoskopi dan kolonoskopi. Juga mengidap asma," ungkap Asep Guntur. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, sebelumnya juga mengklarifikasi bahwa pengalihan status ke rumah di kawasan Condet tempo hari murni karena permohonan keluarga, bukan karena kondisi darurat medis.Dalam perkara ini, Gus Yaqut diduga melakukan penyalahgunaan wewenang terkait alokasi kuota haji tambahan periode 2023-2024. Berikut poin utama kasusnya:Kerugian Negara: Ditaksir mencapai Rp 622 miliar. Target KPK: Lembaga antirasuah menargetkan pelimpahan berkas dalam waktu dekat agar persidangan segera digelar. KPK pun memberikan sinyal akan adanya pengumuman terkait tersangka baru atau pengembangan kasus ini pada Rabu besok.KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership.Yaqut Diduga Terima Uang Percepatan Haji 2023–2024, Segini BesarannyaDishub Jakarta Rencanakan Revitalisasi Terminal Kampung Rambutan untuk Atasi BanjirKurzawa Jadi Jembatan Kerja Sama Persib dan Pemerintah PerancisApresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.comApresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

kompascom /  🏆 9. in İD

Tahanan Rumah Kasus Yaqut Menteri Agama Kasus Yaqut Cholil Qoumas Yaqut Cholil Coumas Tahanan Rumah Yaqut Korupsi Yaqut Korupsi Kuota Haji

 

United States Latest News, United States Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Polemik Bayaran Memanas, Dana White Tegaskan Jon Jones Tak Masuk Rencana Tarung di UFC White HouseBerita Polemik Bayaran Memanas, Dana White Tegaskan Jon Jones Tak Masuk Rencana Tarung di UFC White House terbaru hari ini 2026-03-22 21:19:59 dari sumber yang terpercaya
Read more »

SAI sebut seharusnya KPK tak mudah izinkan pengalihan penahanan YaqutSAI sebut seharusnya KPK tak mudah izinkan pengalihan penahanan YaqutSemangat Advokasi Indonesia (SAI) selaku lembaga advokasi literasi dan litigasi haji dan umrah mengatakan seharusnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak ...
Read more »

Prabowo Tegaskan Tak Korbankan Kepentingan Nasional dalam Kesepakatan Dagang RI-ASPrabowo Tegaskan Tak Korbankan Kepentingan Nasional dalam Kesepakatan Dagang RI-ASPresiden Prabowo memastikan kesepakatan dagang RI-AS tetap mengutamakan kepentingan nasional dengan klausul penyesuaian.
Read more »

Anomali Kasus Yaqut, Putus Sejarah KPK yang Tak Pernah Alihkan Penahanan Jadi Tahanan RumahAnomali Kasus Yaqut, Putus Sejarah KPK yang Tak Pernah Alihkan Penahanan Jadi Tahanan RumahKasus anomali KPK soal penahanan Yaqut Cholil Qoumas sebagai tahanan rumah dipertanyakan ICW.
Read more »

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan IstimewaEks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan IstimewaPortal berita yang menyajikan informasi terhangat baik peristiwa politik, entertainment dan lain lain
Read more »

Enzo Fernandez tegaskan tak ada pembicaraan kepindahan ke Real MadridEnzo Fernandez tegaskan tak ada pembicaraan kepindahan ke Real MadridGelandang Chelsea, Enzo Fernandez menegaskan bahwa tidak ada pembicaraan terkait kemungkinan kepindahan ke Real Madrid.Meski demikian, pemain asal Argentina ...
Read more »



Render Time: 2026-04-22 16:26:39