Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) mendesak pemerintah segera merevisi Harga Pokok Penjualan (HPP) gula petani yang dinilai sudah tidak lagi sesuai dengan lonjakan biaya produksi di lapangan. Petani menilai kenaikan harga pupuk hingga dampak perang di Timur Tengah membuat ongkos budidaya tebu makin berat, sementara HPP gula tak kunjung naik dalam tiga musim giling terakhir.
Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia ( APTRI ) mendesak pemerintah segera merevisi Harga Pokok Penjualan (HPP) gula petani yang dinilai sudah tidak lagi sesuai dengan lonjakan biaya produksi di lapangan.
Petani menilai kenaikan harga pupuk hingga dampak perang di Timur Tengah membuat ongkos budidaya tebu makin berat, sementara HPP gula tak kunjung naik dalam tiga musim giling terakhir. Ketua Umum APTRI Soemitro Samadikoen mengatakan, dampak konflik global telah memicu kenaikan harga berbagai kebutuhan produksi pertanian, terutama pupuk non-subsidi yang kini menjadi beban utama petani tebu.
Petani tebu hanya memperoleh pupuk subsidi dalam jumlah sangat terbatas, yakni hanya untuk lahan maksimal 2 hektare, atau sekitar 108 kg pupuk ZA subsidi, sehingga mayoritas kebutuhan tetap harus dipenuhi dari pupuk non-subsidi. Selain ZA Plus, petani juga harus membeli pupuk lain seperti NPK, Ponska, hingga SP36 sesuai kebutuhan lahan. Kondisi itu membuat biaya produksi melonjak tajam. APTRI pun meminta pemerintah menaikkan HPP gula petani setidaknya ke kisaran Rp15.000-Rp15.500 per kg.
Namun, mereka juga meminta Harga Acuan Penjualan (HAP) maupun di tingkat konsumen dicabut agar harga gula petani bisa bergerak lebih fleksibel. Menurut Ketua Umum APTRI Soemitro, keberadaan HAP di tingkat konsumen justru membatasi harga lelang gula di tingkat petani, akibatnya, pasar menjadi kaku dan distribusi gula berpotensi terganggu. APTRI telah menghitung kebutuhan harga gula yang ideal dengan mempertimbangkan biaya produksi serta keseimbangan dengan harga komoditas pangan lain seperti beras.
Dengan asumsi harga beras standar Rp12.500 per kg, maka harga gula yang ideal minimal berada di level Rp18.000 per kg. Sekretaris Jenderal APTRI M. Nur Khabsyin mengatakan, HPP gula petani sebesar Rp14.500 per kg sudah tidak berubah sejak musim giling 2024 hingga 2026, padahal hampir seluruh komponen biaya produksi terus mengalami kenaikan. Ia menegaskan, HPP gula petani harus disesuaikan dengan lonjakan biaya produksi di lapangan
APTRI Harga Pokok Penjualan (HPP) Gula Petani Lonjakan Biaya Produksi Kenaikan Harga Pupuk Dampak Perang Di Timur Tengah Harga Gula Petani Harga Gula Ideal Harga Beras Komponen Pupuk Komponen Biaya Produksi Komponen Upah Tenaga Kerja Komponen Transportasi Komponen BBM Komponen Sewa Lahan Komponen Plastik Komponen HAP Komponen Konsumen Komponen Pasar Komponen Distribusi Komponen Kaku Pasar Komponen Kenaikan Harga Komponen Lonjakan Biaya Produksi Komponen Lonjakan Harga Komoditas Komponen Lonjakan Harga Pupuk Komponen Lonjakan Harga BBM Komponen Lonjakan Harga Sewa Lahan Komponen Lonjakan Harga Plastik Komponen Lonjakan Harga HAP Komponen Lonjakan Harga Konsumen Komponen Lonjakan Harga Pasar Komponen Lonjakan Harga Distribusi Komponen Lonjakan Harga Tebu Komponen Lonjakan Harga Gula Komponen Lonjakan Harga Beras Komponen Lonjakan Harga Komoditas Komponen Lonjakan Harga Pupuk Komponen Lonjakan Harga BBM Komponen Lonjakan Harga Sewa Lahan Komponen Lonjakan Harga Plastik Komponen Lonjakan Harga HAP Komponen Lonjakan Harga Konsumen Komponen Lonjakan Harga Pasar Komponen Lonjakan Harga Distribusi Komponen Lonjakan Harga Tebu Komponen Lonjakan Harga Gula Komponen Lonjakan Harga Beras Komponen Lonjakan Harga Komoditas Komponen Lonjakan Harga Pupuk Komponen Lonjakan Harga BBM Komponen Lonjakan Harga Sewa Lahan Komponen Lonjakan Harga Plastik Komponen Lonjakan Harga HAP Komponen Lonjakan Harga Konsumen Komponen Lonjakan Harga Pasar Komponen Lonjakan Harga Distribusi Komponen Lonjakan Harga Tebu Komponen Lonjakan Harga Gula Komponen Lonjakan Harga Beras Komponen Lonjakan Harga Komoditas Komponen Lonjakan Harga Pupuk Komponen Lonjakan Harga BBM Komponen Lonjakan Harga Sewa Lahan Komponen Lonjakan Harga Plastik Komponen Lonjakan Harga HAP Komponen Lonjakan Harga Konsumen Komponen Lonjakan Harga Pasar Komponen Lonjakan Harga Distribusi Komponen Lonjakan Harga Tebu Komponen Lonjakan Harga Gula Komponen Lonjakan Harga Beras Komponen Lonjakan Harga Komoditas Komponen Lonjakan Harga Pupuk Komponen Lonjakan Harga BBM Komponen Lonjakan Harga Sewa Lahan Komponen Lonjakan Harga Plastik Komponen Lonjakan Harga HAP Komponen Lonjakan Harga Konsumen Komponen Lonjakan Harga Pasar Komponen Lonjakan Harga Distribusi Komponen Lonjakan Harga Tebu Komponen Lonjakan Harga Gula Komponen Lonjakan Harga Beras Komponen Lonjakan Harga Komoditas Komponen Lonjakan Harga Pupuk Komponen Lonjakan Harga BBM Komponen Lonjakan Harga Sewa Lahan Komponen Lonjakan Harga Plastik Komponen Lonjakan Harga HAP Komponen Lonjakan Harga Konsumen Komponen Lonjakan Harga Pasar Komponen Lonjakan Harga Distribusi Komponen Lonjakan Harga Tebu Komponen Lonjakan Harga Gula Komponen Lonjakan Harga Beras Komponen Lonjakan Harga Komoditas Komponen Lonjakan Harga Pupuk Komponen Lonjakan Harga BBM Komponen Lonjakan Harga Sewa Lahan Komponen Lonjakan Harga Plastik Komponen Lonjakan Harga HAP Komponen Lonjakan Harga Konsumen Komponen Lonjakan Harga Pasar Komponen Lonjakan Harga Distribusi Komponen Lonjakan Harga Tebu Komponen Lonjakan Harga Gula Komponen Lonjakan Harga Beras Komponen Lonjakan Harga Komoditas Komponen Lonjakan Harga Pupuk Komponen Lonjakan Harga BBM Komponen Lonjakan Harga Sewa Lahan Komponen Lonjakan Harga Plastik Komponen Lonjakan Harga HAP Komponen Lonjakan Harga Konsumen Komponen Lonjakan Harga Pasar Komponen Lonjakan Harga Distribusi Komponen Lonjakan Harga Tebu Komponen Lonjakan Harga Gula Komponen Lonjakan Harga Beras Komponen Lonjakan Harga Komoditas Komponen Lonjakan Harga Pupuk Komponen Lonjakan Harga BBM Komponen Lonjakan Harga Sewa Lahan Komponen Lonjakan Harga Plastik Komponen Lonjakan Harga HAP Komponen Lonjakan Harga Konsumen Komponen Lonjakan Harga Pasar Komponen Lonjakan Harga Distribusi Komponen Lonjakan Harga Tebu Komponen Lonjakan Harga Gula Komponen Lonjakan Harga Beras Komponen Lonjakan Harga Komoditas Komponen Lonjakan Harga Pupuk Komponen Lonjakan Harga BBM Komponen Lonjakan Harga Sewa Lahan Komponen Lonjakan Harga Plastik Komponen Lonjakan Harga HAP Komponen Lonjakan Harga Konsumen Komponen Lonjakan Harga Pasar
United States Latest News, United States Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Konsultan: Kebijakan ekspor baru perlu mitigasi dampak ke petaniKonsultan dan perencana keuangan Elvi Diana menyarankan pemerintah untuk menyiapkan mitigasi dampak kebijakan tata kelola ekspor baru terhadap petani.Elvi ...
Read more »
Wamentrans Viva Yoga Mauladi Siap Perjuangkan Pupuk Subsidi untuk Petani Karet NasionalWakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi menyatakan kesiapannya untuk memperjuangkan pupuk subsidi petani karet, mengingat mayoritas petani merupakan petani rakyat yang membutuhkan dukungan pemerintah untuk meningkatkan produktivitas.
Read more »
Agus Sampaikan Pesan Kejarantas: Aktif Berkomunikasi, Silaturahmi, dan Asosiasi Ojol NusantaraAgus Sampaikan Pesan Kejarantas: Aktif Berkomunikasi, Silaturahmi, dan Asosiasi Ojol Nusantara
Read more »
Asosiasi Dosen Tuntut Gaji Minimal Dua Kali Lipat UMPAsosiasi Dosen Indonesia (ADI) menegaskan bahwa kesejahteraan dosen bukan sekadar urusan administratif, ketenagakerjaan, atau masalah internal di lingkungan perguruan tinggi. Lebih
Read more »




