Program Magang Hub Bakal Dibuka Lagi, Perusahaan Kebagian 'Bonus'

Magang Pemerintah News

Program Magang Hub Bakal Dibuka Lagi, Perusahaan Kebagian 'Bonus'
Fresh GraduateLapangan KerjaStimulus Ekonomi

Pemerintah berencana untuk melanjutkan program magang pemerintah untuk para lulusan baru.

Foto: Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso selaku Ketua Tim Pelaksana pada Dewan Nasional KEK. - Pemerintah berencana untuk melanjutkan program magang pemerintah untuk para lulusan baru atau fresh graduate yang berlangsung selama 6 bulan.

Seperti yang diketahui, program magang ini merupakan salah satu paket stimulus ekonomi pemerintah yang dibuka bagi 20.000 lulusan baru atau fresh graduate pada awal Oktober 2025 lalu. Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso menjelaskan program tersebut merupakan respon dari sektor lapangan kerja yang mengalami disrupsi. "Pemerintah sebenarnya sudah menyiapkan banyak hal untuk lapangan pekerjaan. Memang tidak mudah ya, trendnya kan ada disrupsi lapangan pekerjaan dan sebagainya," ujar Susi saat ditemui di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Rabu .Tak hanya magang untuk fresh graduate, dirinya menjelaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan berbagai skema insentif khusus. Utamanya, untuk sektor-sektor padat karya yang dinilai mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. Tak hanya itu, Susi menjelaskan bahwa kebijakan pemerintah juga diarahkan untuk mendorong industri yang dapat memanfaatkan potensi kelas menengah sebagai penggerak ekonomi."Kita sudah memberikan berbagai skema insentif khusus untuk industri-industri yang padat karya, industri-industri yang bisa men-generate dari potensi dari kelas menengah tadi dan sebagainya Jadi sebenarnya itu sudah dalam pipeline apa yang disiapkan pemerintah," ujarnya. "Makanya kalau lihat kemarin sampai untuk yang Fresh Graduate kan kita bikin kan program magang 6 bulan dan akan kita lanjut lagi di tahun ini Itu kan sesuatu yang luar biasa sebenarnya," ujarnya.Diberitakan sebelumnya, pengusaha mengungkapkan kondisi tenaga kerja di Indonesia saat ini membutuhkan perhatian serius karena masih banyak tenaga kerja yang tidak terserap dalam lapangan kerja yang tersedia. Kondisi ini bisa dibilang sudah masuk tahap"lampu kuning". Ketua Bidang Ketenagakerjaan Asosiasi Pengusaha Indonesia , Bob Azam setiap satu persen kenaikan pertumbuhan ekonomi Indonesia, lapangan kerja yang tersedia hanya mampu menyerap 200.000 hingga 400.000 tenaga kerja. Dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang masih berada sekitar 5%, maka tenaga kerja yang terserap atau yang sudah mendapat pekerjaan hanya mencapai 2 juta orang, sisanya yakni 1,5 juta tidak mendapatkan pekerjaan atau belum terserap. "Kalau kita lihat pertumbuhan ekonomi kita, setiap 1% pertumbuhan ekonomi kita itu bisa menyerap antara 200.000 sampai dengan 400.000 orang, kalau investornya adalah padat karya semua. Tapi kalau tidak padat karya, lebih banyak padat modalnya, mungkin 200.000 orang, bahkan hanya 100.000 orang. Jadi kalau pertumbuhan ekonomi kita 5% dan semuanya padat karya, itu yang terserap hanya 2 juta orang, sisanya 1,5 juta orang tidak terserap,"kata Bob Azam dalam paparannya pada rapat Panitia Kerja Rancangan Undang-Undang Ketenagakerjaan bersama Komisi IX DPR RI, Selasa .

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

cnbcindonesia /  🏆 7. in İD

Fresh Graduate Lapangan Kerja Stimulus Ekonomi Insentif Tenaga Kerja Disrupsi Pekerjaan Sektor Padat Karya Pertumbuhan Ekonomi Kebijakan Ketenagakerjaan Program Magang 2026

 

United States Latest News, United States Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

PELNI Buka Program Magang 2026 untuk S1, Cek Syarat dan Cara DaftarnyaPELNI Buka Program Magang 2026 untuk S1, Cek Syarat dan Cara DaftarnyaPT PELNI membuka lowongan magang 2026 untuk mahasiswa S1. Simak syarat, tugas, dan jadwal pendaftarannya sebelum 21 April.
Read more »

Wamendagri Bima Arya Puji Terobosan Pemkot Palembang Bakal Terapkan PSEL Sesuai Visi PresidenWamendagri Bima Arya Puji Terobosan Pemkot Palembang Bakal Terapkan PSEL Sesuai Visi PresidenWamendagri Bima Arya Sugiarto apresiasi Pemkot Palembang yang bakal menerapkan program PSEL.
Read more »

Kabar Bahagia untuk Warga Jawa Barat, Dedi Mulyadi Pastikan 40 Ribu Rumah Direnovasi Lewat Program GentengisasiBerita Kabar Bahagia untuk Warga Jawa Barat, Dedi Mulyadi Pastikan 40 Ribu Rumah Direnovasi Lewat Program Gentengisasi terbaru hari ini 2026-04-14 23:43:27 dari sumber yang terpercaya
Read more »

Kesempatan Magang di IFG, Simak Kualifikasi dan Batas Waktu Pendaftaran!Kesempatan Magang di IFG, Simak Kualifikasi dan Batas Waktu Pendaftaran!IFG membuka lowongan magang Layanan & Analisis SDM hingga 19 April 2026. Mahasiswa akhir dan fresh graduate bisa mendaftar.
Read more »

Kuota Magang Nasional 2026 Ditambah Jadi 150 Ribu Peserta, Ini AlasannyaKuota Magang Nasional 2026 Ditambah Jadi 150 Ribu Peserta, Ini AlasannyaKementerian Ketenagakerjaan mengusulkan penambahan kuota program magang nasional dari 100.000 menjadi 150.000 peserta tahun 2026.
Read more »

Wapres JD Vance Bakal Pimpin Lagi Delegasi AS untuk Perundingan Jilid II dengan IranWapres JD Vance Bakal Pimpin Lagi Delegasi AS untuk Perundingan Jilid II dengan IranWakil Presiden Amerika Serikat JD Vance kemungkinan akan memimpin lagi delegasi AS dalam putaran kedua negosiasi dengan Iran, jika perundingan itu jadi dilaksanakan
Read more »



Render Time: 2026-04-29 06:02:05