Hollywood menghadapi tantangan AI yang dapat mengubah industri film.
Foto: Hollywood diselimuti asap dari kebakaran yang terjadi semalam di Hollywood Hills, sementara dua kebakaran hutan besar yang mengancam Los Angeles dari timur dan barat masih menyala tanpa terkendali, di Los Angeles, California, AS, 9 Januari 2025.
- Hollywood tengah menghadapi ketakutan pengembangan pesat AI. Teknologi tersebut sering disebut bakal mencuri pekerjaan dan memangkas biaya di industri perfilman terbesar dunia. Sebuah perusahaan jasa produksi yang didukung Amazon diluncurkan untuk mencoba menjawab risiko tersebut. Perusahaan bernama Innovative Freams meyakini penggunaan berbagai alat AI yang ada saat ini dapat menyelesaikan masalah tersebut.
"Kami mendesain dan menjelajahi dunia visual, kami mengambil rekaman yang telah difilmkan dan memetakan penangkapan performa ke aset digital," jelas CEO Jon Erwin, dikutip dari CNBC Internasional, Senin . Dia menjelaskan teknologi tersebut akan berdampingan dengan film tradisional. Jadi tidak ada yang digantikan dengan perintah dari mesin.
"Anda menggabungkan performa dengan bagian dari kostum yang disukai. Hal kerennya adalah performa aktor, kamera, dan pilihan lensa tetap tersampaikan," dia menambahkan. Erwin yang merupakan pemilik dari studio produksi Wonder Projects yang mendirikan Innovative Dreams, telah menggunakan AI untuk memproduksi adegan di acaranya yang bernamaPerusahaan baru ini akan menggunakan potensi AI dan produksi virtual untuk menciptakan film dan acara. Semuanya dilakukan tanpa perlu keluar dari studio produksi yang dimilikinya.
Innovative Dreams akan menampilkan aktor dalam 40 lokasi, serta memasukkan cuplikan dari seluruh dunia ke dalam fasilitas produksi. Sistem kerja baru ini jauh lebih singkat yakni hanya satu minggu, berbanding dengan lima atau enam minggu syuting jika dikerjakan dalam alur film tradisional. Untuk memenuhi kapasitas komputasi, Innovative Dreams bekerja sama dengan AWS. Layanan itu akan mendukung alat produksi hibrida real-time dalam lokasi syuting.
"Kami menyediakan alat yang membuat para pembuat film untuk bekerja dengan cara yang sebelumnya tidak mungkin dilakukan dan menghasilkan konten jauh lebih cepat, lebih murah dan berkolaborasi dengan cara yang akan mempercepat siklus produksi dalam skala besar," kata general manager media, hiburan, game dan olahraga di AWS, Samira Bakhtiar.
Ai Dalam Film Biaya Produksi Innovative Dreams Teknologi Film Efisiensi Produksi Studio Virtual Industri Perfilman Produksi Film Konten Digital
United States Latest News, United States Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
OJK Bongkar Biang Kerok yang Bikin Bunga Kredit di RI Susah TurunOJK menjelaskan sulitnya penurunan bunga kredit meski BI Rate turun. Penurunan suku bunga kredit bergantung pada biaya pendanaan dan kompetisi simpanan.
Read more »
Mengerikan! Jumlah Artikel Buatan AI Lampaui Tulisan ManusiaDominasi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) di internet kini makin nyata
Read more »
Dunia Makin Panas, Cuan China Justru Naik Ugal-ugalanKeuntungan perusahaan industri China melonjak 15,8% pada Maret 2026, didorong oleh sektor AI dan semikonduktor, meski tertekan oleh konflik Timur Tengah.
Read more »
Jorge Lorenzo Soroti Makin Suramnya Ducati dalam Persaingan Klasemen Juara DuniaSeperti yang terlihat dalam balapan Sprint dengan format flag-to-flag, keadaan berubah karena suhu udara di lintasan.
Read more »
Scrolling TikTok-Instagram Bikin Anak Susah Baca dan BicaraStudi menunjukkan penggunaan media sosial berlebihan pada anak dapat mengganggu kemampuan membaca dan verbal.
Read more »
'Pabrik Cinta' Kim Seon Ho di Jakarta Sukses Bikin Seonhohada Susah Move OnKim Seon Ho sukses gelar fanmeeting Love Factory di Jakarta, konsep “pabrik cinta” bikin Seonhohada baper dan susah move on
Read more »
