Harga referensi kakao Juni 2026 melonjak 17,24 persen menjadi 3.832,17 dolar AS per ton. Pemicunya penutupan Selat Hormuz dan pasokan Nigeria berkurang.
Foto Ilustrasi. Sebuah kapal tunda Iran terlihat di latar depan sementara kapal-kapal kargo berlabuh di Selat Hormuz di lepas pantai Bandar Abbas, Iran, Senin, 4 Mei 2026.
- Harga referensi biji kakao untuk periode Juni 2026 mengalami kenaikan signifikan. Kementerian Perdagangan menetapkan HR kakao sebesar 3.832,17 dolar AS per metrik ton , naik 563,48 dolar AS atau 17,24 persen dibandingkan periode sebelumnya. Kenaikan harga referensi tersebut turut mendorong naiknya Harga Patokan Ekspor biji kakao menjadi 3.511 dolar AS per MT, atau meningkat 549 dolar AS atau 18,53 persen dibandingkan Mei 2026.
Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Tommy Andana mengatakan, lonjakan harga kakao dipengaruhi oleh meningkatnya biaya logistik global akibat penutupan Selat Hormuz, serta berkurangnya pasokan dari salah satu negara produsen utama dunia.
“Ada kenaikan pada HR dan HPE biji kakao karena ditutupnya Selat Hormuz yang mengakibatkan peningkatan biaya logistik, biaya asuransi, dan bahan bakar. Selain itu, penurunan suplai dari Nigeria ikut mendorong kenaikan HR dan HPE biji kakao,” terang Tommy seperti dikutip dari laman resmi Kemendag, Sabtu . Tommy menyebut, gangguan pada jalur pelayaran internasional tersebut berdampak pada biaya distribusi komoditas global. Kenaikan ongkos logistik kemudian berimbas pada harga perdagangan kakao di pasar internasional.
"Nigeria merupakan salah satu produsen kakao utama yang berkontribusi terhadap pasokan global, sehingga penurunan produksinya turut memengaruhi pembentukan harga," ungkapnya. Seiring kenaikan harga referensi, pemerintah menetapkan bea keluar biji kakao periode Juni 2026 sebesar 7,5 persen. Sementara itu, pungutan ekspor kakao juga ditetapkan sebesar 7,5 persen sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain kakao, Kemendag juga menetapkan harga referensi dan harga patokan ekspor untuk sejumlah komoditas lain, termasuk minyak kelapa sawit , produk kayu, produk kulit, dan getah pinus untuk periode 1–30 Juni 2026. Khusus kakao, lonjakan harga yang terjadi pada Juni menjadi salah satu kenaikan terbesar dibandingkan komoditas ekspor lainnya, mencerminkan kuatnya pengaruh faktor geopolitik dan gangguan rantai pasok global terhadap perdagangan komoditas internasional. Rupiah Sentuh Rp17.800 per Dolar AS, BI Intervensi Pasar Valas 24 Jam #shortSepak Bola
Harga Referensi Kakao Impor Kakao Pasokan Kakao Nigeria Selat Hormuz Kementerian Perdagangan
United States Latest News, United States Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Harga Biji Kakao Melonjak Akibat Penutupan Selat Hormuz dan Penurunan SuplaiKementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat kenaikan signifikan pada harga biji kakao untuk periode Juni 2026, dipicu oleh penutupan Selat Hormuz dan penurunan suplai global. Penasaran bagaimana dampak lebih lanjutnya?
Read more »
Otoritas Selat Teluk Persia: Sanksi AS tak jamin kendali Selat HormuzOtoritas Selat Teluk Persia Iran, Jumat (29/5), mengatakan bahwa sanksi AS yang menargetkan badan tersebut tidak akan membantu Washington mendapatkan kendali ...
Read more »
Otoritas Selat Teluk Persia Sebut Sanksi AS Terhadap Pihaknya Tak Jamin Mendapat Kendali Selat HormuzOtoritas Selat Teluk Persia Iran, menegaskan bahwa sanksi AS yang menargetkan badan tersebut tidak akan membantu Washington mendapatkan kendali atas Selat Hormuz.
Read more »
Harga Referensi Biji Kakao Naik Imbas Penutupan Selat HormuzHarga referensi dan harga patokan ekspor biji kakao mengalami kenaikan pada Juni 2026, salah satunya dipicu dampak penutupan Selat Hormuz.
Read more »




