Nyawa tentara Perancis melayang akibat tembakan langsung saat unitnya disergap ketika menuju pos terdepan UNIFIL.
Seorang tentara Perancis tewas dan tiga lainnya terluka dalam serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon , Sabtu .
Insiden ini terjadi di tengah gencatan senjata 10 hari yang disepakati Israel dan Lebanon pada Kamis , untuk membuka jalan negosiasi mengakhiri perang enam minggu antara Israel dan Hizbullah, kelompok yang didukung Iran.
Menteri Angkatan Bersenjata Perancis Catherine Vautrin mengatakan, nyawa Montorio melayang akibat tembakan langsung saat unitnya disergap ketika menuju pos terdepan Ia menjelaskan, pos itu terputus aksesnya selama beberapa hari karena pertempuran di daerah tersebut.
UNIFIL dalam pernyataan resminya menyebutkan, pasukan mereka diserang dengan senjata ringan oleh aktor non-negara saat menjalankan misi penyingkiran bahan peledak di desa Ghanduriyah.
Jika terbukti benar, maka insiden ini berpotensi menjadi kejahatan perang. UNIFIL kini telah memulai penyelidikan. Sementara itu, Macron berkomunikasi dengan Presiden Lebanon Joseph Aoun dan Perdana Menteri Nawaf Salam, meminta Pemerintah Lebanon memastikan keamanan pasukan UNIFIL.
UNIFIL menggelar acara penghormatan terakhir untuk tiga prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon.Israel Respons Gugurnya 3 TNI Pasukan UNIFIL di Lebanon, Apa Kata Mereka?Trump Tak Mau Lanjutkan Gencatan Senjata dengan Iran,'Deadline' Rabu
Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.comApresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
Perancis Hizbullah UNIFIL Emmanuel Macron Ghanduriyah UNIFIL UNIFIL Diserang Di Lebanon
United States Latest News, United States Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Tanpa AS dan Iran, Perancis-Inggris Galang 40 Negara Bahas Hormuz, Apa Rencananya?Perancis dan Inggris menggalang sekitar 40 negara untuk membahas rencana menjaga kebebasan navigasi di Selat Hormuz tanpa melibatkan AS dan Iran.
Read more »
Perancis dan Inggris Pimpin Pertemuan Internasional Bahas Keamanan Selat HormuzSekitar 40 negara akan berkumpul di Paris pada Jumat (17/4/2026) yang dipimpin oleh Perancis dan Inggris untuk membahas strategi menjaga kebebasan navigasi di Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan regional. Pertemuan ini juga mengisyaratkan kesiapan sekutu AS untuk berperan aktif dalam pemulihan lalu lintas pelayaran internasional, meskipun tanpa keterlibatan langsung dalam konflik. Fokus utama mencakup dukungan diplomatik, dampak ekonomi pada industri pelayaran, keselamatan pelaut, dan kajian pembentukan misi militer defensif.
Read more »
Tentara Amerika Tergantung Starlink, Elon Musk Sudah Tak TergantikanTentara AS sangat bergantung pada jaringan internet Starlink.
Read more »
EKSKLUSIF Sandy Walsh: Sebut Perancis Kandidat Kuat Juara Piala Dunia 2026Sandy Walsh membagikan pandangannya terkait peta persaingan turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia.
Read more »
Jagokan Perancis, Sandy Walsh Sisakan Ruang di Hati untuk BelandaSandy Walsh menyampaikan pandangannya terkait peta kekuatan turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia.
Read more »
Tentara Prancis Tewas dan Terluka dalam Serangan terhadap UNIFIL di Lebanon SelatanPresiden Prancis Emmanuel Macron mengumumkan bahwa seorang Sersan Mayor Prancis, Florian Montorio, tewas dan tiga tentara lainnya terluka dalam serangan yang menargetkan Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) di Libanon selatan pada Sabtu, 18 April 2026. Macron menuduh Hizbullah bertanggung jawab atas serangan tersebut dan menuntut penangkapan pelaku. Serangan ini terjadi di tengah gencatan senjata antara Israel dan Libanon.
Read more »
