Dugaan keterlibatan Arab Saudi dan UEA dalam serangan drone ke Iran memicu kekhawatiran eskalasi konflik yang lebih luas di Timur Tengah.
Asap membubung dari Pelabuhan Zayed setelah serangan Iran di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, 1 Maret 2026. Perang Iran berkecamuk setelah serangan Amerika Serikat-Israel menghantam Teheran, memicu respons Iran menyerang pangkalan militer AS di kawasan Teluk.
Dugaan keterlibatan langsung negara Teluk seperti Arab Saudi dan Uni Emirat Arab dalam konflik antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel mulai mencuat.yang dirilis pada Sabtu menyebutkan, dua drone sebelumnya dilaporkan ditembak jatuh di wilayah Provinsi Fars, Iran. Salah satunya dipastikan merupakan drone tempur MQ-9 Reaper milik Amerika Serikat.kedua bukan Reaper, melainkan Wing Loong. Itu adalah drone buatan China yang memiliki kemampuan pengintaian dan serangan, serta daya jelajah tinggi. Drone jenis Wing Loong diketahui dimiliki oleh sejumlah negara di kawasan, terutama Arab Saudi dan UEA. Jika dugaan ini benar, maka ada indikasi bahwa salah satu negara tersebut telah memasuki wilayah udara Iran. Situasi ini dinilai sebagai eskalasi baru dalam konflik. Selama ini, negara-negara Teluk diketahui memberikan dukungan kepada operasi militer AS, baik secara terbuka maupun tertutup, termasuk melalui penyediaan pangkalan militer dan infrastruktur.Iran berpotensi memperluas target balasannya, tidak hanya ke aset militer, melainkan juga ke infrastruktur vital negara-negara tersebut, terutama UEA yang dinilai memiliki kerentanan tinggi. Dari sisi strategis, langkah ini dianggap berbahaya. Pengalaman konflik di Yaman menunjukkan bahwa negara-negara Teluk menghadapi keterbatasan dalam menghadapi ancaman asimetris, seperti serangan drone dan rudal. Di sisi lain, tidak menutup kemungkinan keterlibatan tersebut terjadi akibat tekanan dari Amerika Serikat. AS sebelumnya berulang kali mendorong sekutu-sekutunya di kawasan untuk ikut menanggung beban dalam konflik. Secara teknis, analisis terhadap puing drone menunjukkan kemungkinan penggunaan sistem pertahanan udara Iran.menulis, ini menjadi catatan penting dalam konflik yang sedang berlangsung, karena bisa menjadi kali pertama sistem Day-9 digunakan secara efektif untuk menjatuhkan target dalam perang tersebut.Perkembangan ini menegaskan bahwa konflik tidak lagi terbatas pada Iran, AS, dan Israel, tetapi mulai melibatkan aktor-aktor regional lain, yang berpotensi memperluas ketegangan di kawasan Timur Tengah. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership.Iran: Barat Munafik, Ribut soal PLTN Ukraina tapi Diam Saat AS-Israel Serang PLTN KamiIran Beri Izin Kapal Asing Melintas, Mengapa Kapal RI Masih Tertahan di Selat Hormuz?Pesan Paskah: Sarungkan Pedangmu di Ruang Publik yang MengerasJenazah Serka Ichwan Tiba di Magelang, Akan Dimakamkan di TMP Giri Dharmo Loyo IIQRIS Kini Bisa Dipakai untuk Belanja di 5 Negara Selain Indonesia, Mana Saja?Iran: Barat Munafik, Ribut soal PLTN Ukraina tapi Diam Saat AS-Israel Serang PLTN KamiContact Us Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.comApresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
Serangan As Drone Arab Saudi Drone Uea - Dunia Iran Riset
United States Latest News, United States Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Negara Timur Tengah Siaga Satu Hadapi Hujan Drone Iran, Sasar Bandara Kuwait Hingga Perbankan ArabPortal berita yang menyajikan informasi terhangat baik peristiwa politik, entertainment dan lain lain
Read more »
Klaim Memerangi Amerika, Iran Serang Pabrik Uni Emirat Arab & BahrainJPNN.com : Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyerang pabrik baja di Uni Emirat Arab (UEA) dan pabrik peleburan aluminium di Bahrain
Read more »
Klaim Trump Terbantahkan, Intelijen AS Ungkap Iran Masih Simpan 50 Persen Rudal dan Ribuan DronePortal berita yang menyajikan informasi terhangat baik peristiwa politik, entertainment dan lain lain
Read more »
Intelijen AS Ungkap Stok Rudal dan Drone Iran Masih MelimpahMeski telah digempur serangan gabungan Amerika Serikat-Israel selama lima pekan terakhir, kekuatan militer Iran disebut tidak kunjung habis. Kabar itu diungkap
Read more »
Serangan Iran ke Pusat Data Amazon Ungkap Taruhan Besar AS di Infrastruktur AI Kawasan Teluk ArabSerangan Iran terhadap pusat data Amazon Web Services di Uni Emirat Arab dan Bahrain, menyoroti bagaimana infrastruktur digital komersial kini menjadi target strategis dalam konflik global.
Read more »
Efek Serangan Drone Iran Ternyata Luar Biasa, Ada Upaya Menutupi FaktaJPNN.com : Ketangguhan Iran dalam melawan militer Amerika Serikat (AS) dan Israel ternyata jauh lebih dahsyat daripada yang diberitakan selama ini.
Read more »
