Di balik kemeriahan hari raya, tanpa disadari ada potensi lonjakan sampah makanan. Simak imbauan pakar dan cara olah limbah.
Menurut Dosen Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB University Dr Meti Ekayani , lonjakan sampah makanan selama Lebaran bisa disebabkan oleh dua hal.Ia menjelaskan, menyediakan makanan berlimpah seringkali dianggap sebagai penghormatan kepada tamu yang hadir.
"Kita cenderung tidak mau dianggap tidak sopan kalau makanan kurang. Jadi lebih baik lebih kan. Padahal sering kali akhirnya tidak habis," papar Meti dilansir dari"Misalnya di rumah ada lima orang, tapi ternyata tiga orang berbuka di luar. Akhirnya makanan yang sudah disiapkan jadi berlebih," katanya.Selain itu, sistem pengelolaan sampah di Indonesia juga turut tersorot. Menurut Meti, pengelolaan sampah Indonesia masih didominasi sistem kumpul-angkut-buang.Malaysia Berlakukan Denda Rp 8,2 Juta jika Buang Sampah dan Meludah Sembarangan, Bagaimana Indonesia?Kronologi Temuan Uang Kertas Cacahan Rp 50.000 dan Rp 100.000 di TPS Bekasi, Sempat Diduga Sampah MedisKemacetan Mengular 8 Kilometer Menuju Pintu Tol Bawen Semarang hingga 6 JamApresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.comApresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
Sisa Makanan Sampah Sisa Makanan Cara Olah Sampah Makanan Dr Meti Ekayani Indonesia Sampah Makanan Lebaran
United States Latest News, United States Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Antisipasi Lonjakan Pengunjung, Ada 26 Ribu Lebih Kantong Parkir Bagi Warga yang Nikmati Liburan di AncolBerita Antisipasi Lonjakan Pengunjung, Ada 26 Ribu Lebih Kantong Parkir Bagi Warga yang Nikmati Liburan di Ancol terbaru hari ini 2026-03-22 15:32:41 dari sumber yang terpercaya
Read more »
AS Longgarkan Sanksi Minyak Iran di Tengah Lonjakan Harga Energi GlobalAmerika Serikat mengambil langkah tak terduga dengan melonggarkan sebagian sanksi terhadap minyak Iran, di tengah melonjaknya harga energi akibat perang
Read more »
Menkes Budi Gunadi Sadikin Tegas: Banyak Warga “Libur” Minum Obat Saat Lebaran, Ini Pemicu Lonjakan PasienBerita Menkes Budi Gunadi Sadikin Tegas: Banyak Warga “Libur” Minum Obat Saat Lebaran, Ini Pemicu Lonjakan Pasien terbaru hari ini 2026-03-22 21:30:06 dari sumber yang terpercaya
Read more »
Hindari Potensi Kepadatan Arus Balik, Korlantas Polri Sarankan Pemudik Manfaatkan WFAKorlantas Polri sarankan pemudik gunakan WFA untuk hindari kepadatan arus balik tahap pertama. Gunakan strategi ini untuk kelola arus mudik dan balik
Read more »
Antisipasi Lonjakan Arus Balik, GT Purwomartani Sleman Beroperasi Fungsional Hingga Jam 8 MalamBerita Antisipasi Lonjakan Arus Balik, GT Purwomartani Sleman Beroperasi Fungsional Hingga Jam 8 Malam terbaru hari ini 2026-03-23 21:46:36 dari sumber yang terpercaya
Read more »
BMKG Prediksi Cuaca Arus Balik Lebaran: Panas Terik dan Potensi Hujan LebatBMKG memprediksi kombinasi cuaca ekstrem selama arus balik Lebaran 24-30 Maret 2026, dengan suhu panas terik dan potensi hujan di berbagai wilayah Indonesia. Warga diimbau waspada terhadap potensi hujan lebat disertai kilat dan angin kencang.
Read more »
