Transformasi Digital Hutama Karya: Command Center & Aplikasi Baru Percepat Penanganan Insiden Tol

Hutama Karya News

Transformasi Digital Hutama Karya: Command Center & Aplikasi Baru Percepat Penanganan Insiden Tol
Hutama KaryaCommand Center Hutama KaryaTol

Portal berita yang menyajikan informasi terhangat baik peristiwa politik, entertainment dan lain lain

Launching Command Center dan Rebranding Aplikasi Pengelolaan Jalan Tol Hutama Karya di HK Tower, Jakarta Timur, Rabu, . PT Hutama Karya terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan jalan tol melalui inovasi berbasis digital.

Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah peluncuran Command Center serta rebranding aplikasi pengelolaan jalan tol, yang diharapkan mampu menghadirkan sistem monitoring yang lebih terintegrasi, responsif, dan efisien. Direktur Utama Hutama Karya, Koentjoro menjelaskan, upaya ini merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan sebagai operator jalan tol dalam memberikan layanan terbaik kepada pengguna. Menurutnya, monitoring menjadi aspek krusial dalam memastikan kondisi jalan tol tetap optimal dan aman bagi masyarakat. "Monitoring kini bisa kita lakukan secara digital melalui Command Center. Kita dapat memantau kondisi jalan tol selama 24 jam di setiap lokasi dengan dukungan CCTV online serta petugas yang selalu siaga di lapangan," ujarnya dalam “Launching Command Center dan Rebranding Aplikasi Pengelolaan Jalan Tol Hutama Karya” di HK Tower, Jakarta Timur, Rabu, . Keberadaan Command Center ini memungkinkan Hutama Karya untuk melakukan pengawasan secara real-time di seluruh ruas jalan tol yang dikelola. Dengan sistem yang terintegrasi, setiap kejadian di lapangan, mulai dari kemacetan hingga kecelakaan, dapat segera terdeteksi dan ditindaklanjuti dengan cepat. Selain itu, rebranding aplikasi pengelolaan jalan tol juga menjadi bagian penting dari transformasi digital ini. Pembaruan tersebut tidak hanya menyasar tampilan, tetapi juga peningkatan fungsi dan kecepatan respons sistem dalam mendukung operasional di lapangan. Koentjoro menegaskan, integrasi Command Center dengan aplikasi terbaru akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan, terutama dalam penanganan insiden di jalan tol. "Dengan adanya Command Center ini, kita bisa meningkatkan layanan ketika terjadi sesuatu di lapangan. Kita sudah memiliki SOP yang jelas, misalnya dalam penanganan kecelakaan, berapa menit petugas harus tiba, ambulans datang, semuanya sudah terukur," jelasnya. Melalui sistem monitoring yang lebih canggih, Hutama Karya kini dapat memantau setiap titik kilometer di ruas jalan tol secara detail. Hal ini memungkinkan tim untuk merespons kejadian dengan lebih cepat, bahkan sebelum batas waktu yang ditetapkan dalam Standar Pelayanan Minimal . "Misalnya ada kecelakaan di satu ruas, target kita petugas harus tiba dalam 20 menit. Dengan sistem ini, kita bisa mengetahui lebih dini dan tim dapat langsung bergerak ke lokasi, sehingga penanganan bisa dilakukan kurang dari 20 menit," tambahnya.Dengan hadirnya Command Center dan rebranding aplikasi ini, Hutama Karya optimistis dapat meningkatkan standar pelayanan sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pengguna jalan tol di seluruh Indonesia. Transformasi digital ini menjadi langkah nyata perusahaan dalam menghadirkan infrastruktur yang tidak hanya andal, tetapi juga didukung oleh sistem pengelolaan yang modern dan responsif.***Ikuti Kuisnya ➔

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

suaradotcom /  🏆 28. in İD

Hutama Karya Command Center Hutama Karya Tol

 

United States Latest News, United States Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

PSSI di Usia 96 Tahun, Fokus Transformasi dan Target Piala Dunia 2030Berita PSSI di Usia 96 Tahun, Fokus Transformasi dan Target Piala Dunia 2030 terbaru hari ini 2026-04-20 16:30:56 dari sumber yang terpercaya
Read more »

Transformasi Kampus Hijau: Inovasi Daur Ulang Air Wudhu di UAD dan Unisa YogyakartaTransformasi Kampus Hijau: Inovasi Daur Ulang Air Wudhu di UAD dan Unisa YogyakartaUniversitas Ahmad Dahlan dan Unisa Yogyakarta menerapkan sistem daur ulang air wudhu dan efisiensi energi sebagai wujud komitmen menjaga lingkungan dan mengatasi krisis air di Yogyakarta.
Read more »

Jalan Terjal Menuju Swasembada: Transformasi Tata Kelola Gula IndonesiaJalan Terjal Menuju Swasembada: Transformasi Tata Kelola Gula IndonesiaPemerintah Indonesia mengambil langkah strategis dengan menghentikan impor gula konsumsi pada 2026 berkat peningkatan produksi domestik yang signifikan dan penguatan kebijakan hulu-hilir.
Read more »

Laporan sebut jumlah karya bacaan digital di China capai 70 juta judulLaporan sebut jumlah karya bacaan digital di China capai 70 juta judulJumlah karya bacaan digital di China telah menembus 70 juta judul per akhir 2025, naik lebih dari 11,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Demikian menurut ...
Read more »

Tol di Padang Tambah Panjang, Ada Rencana Tembus BukittinggiTol di Padang Tambah Panjang, Ada Rencana Tembus BukittinggiHutama Karya bersiap akan melanjutkan proyek Tol Bukittinggi-Sicincin sepanjang 40 Km. Ini bocorannya.
Read more »

Pakar Hukum Nilai Ultimatum Kemkominfo ke Wikimedia Langkah Penegakan Hukum DigitalPakar Hukum Nilai Ultimatum Kemkominfo ke Wikimedia Langkah Penegakan Hukum DigitalGuru Besar Hukum Universitas Padjadjaran, Ahmad M. Ramli, menilai ultimatum Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) kepada Wikimedia sebagai langkah yang sesuai dengan regulasi dan merupakan bagian dari penegakan hukum di ruang digital. Ia menekankan bahwa tindakan ini bukan penghambat transformasi digital, melainkan konsistensi kepatuhan terhadap regulasi.
Read more »



Render Time: 2026-04-27 16:26:30