Jangan Keliru! Ini Bedanya Campak dan Rubella Menurut Dokter

Campak Dewasa News

Jangan Keliru! Ini Bedanya Campak dan Rubella Menurut Dokter
Gejala CampakVirus CampakPenyakit Campak

Kenali Gejala Campak: Dokter PAPDI Jelaskan Tanda Khas dan Risikonya

- Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia menegaskan campak bukan penyakit baru seperti COVID-19. Meski begitu, masih banyak masyarakat yang keliru membedakan campak dengan penyakit lain seperti rubella.

Dokter spesialis penyakit dalam, Adityo Susilo, menjelaskan campak sudah lama dikenal dan terus dipantau secara global. “Campak ini bukan penyakit baru. Sudah ada sejak lama dan terus dipantau di seluruh dunia,” ujar Adityo dalam sebuah forum di Jakarta, Rabu . Adityo menjelaskan, campak disebabkan oleh virus dari kelompok Morbillivirus atau dikenal sebagai rubeola. Sementara itu, rubella adalah penyakit berbeda meski sama-sama menimbulkan ruam kulit.“Rubella itu berbeda. Campak yang kita maksud adalah rubeola. Keduanya sama-sama ada ruam, tapi penyebab dan karakteristiknya tidak sama,” ujarnya dikutip dariKesamaan gejala inilah yang sering membuat masyarakat keliru dalam mengenali kedua penyakit tersebut.Salah satu ciri paling khas dari campak adalah munculnya bercak koplik, yaitu bercak putih kebiruan di bagian dalam pipi. Tanda ini tidak ditemukan pada rubella.Rubella umumnya memiliki gejala yang lebih ringan, namun bisa berbahaya bagi ibu hamil karena berisiko menyebabkan gangguan pada janin.Jawa Tengah dan DIY

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

KompasTV /  🏆 22. in İD

Gejala Campak Virus Campak Penyakit Campak Beda Campak Campak Rubella Kesehatan Masyarakat Vaksin Campak Infeksi Virus Edukasi Kesehatan

 

United States Latest News, United States Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Dokter Internship Meninggal karena Campak di Cianjur, Dinkes Jabar Segera Lakukan Pemetaan KasusDokter Internship Meninggal karena Campak di Cianjur, Dinkes Jabar Segera Lakukan Pemetaan KasusDinkes Jabar lakukan pemetaan kasus campak usai satu dokter internship meninggal di Cianjur.
Read more »

Kronologi Dokter di Cianjur Meninggal karena Campak, Kemenkes Perketat Kewaspadaan NakesKronologi Dokter di Cianjur Meninggal karena Campak, Kemenkes Perketat Kewaspadaan NakesDokter magang di Cianjur meninggal akibat campak. Kemenkes menerbitkan surat edaran kewaspadaan bagi tenaga kesehatan di fasilitas laya
Read more »

Antisipasi Penularan Campak, Kemenkes Terbitkan SE Kewaspadaan untuk Tenaga KesehatanAntisipasi Penularan Campak, Kemenkes Terbitkan SE Kewaspadaan untuk Tenaga KesehatanKemenkes minta tenaga kesehatan dan tenaga medis melakukan skrining pasien dengan gejala campak di pintu masuk faskes. Lalu, disiplin dalam penggunaan APD.
Read more »

Desakan Percepatan Vaksinasi Campak: Anggota DPR Minta Vaksinasi Dewasa DigencarkanDesakan Percepatan Vaksinasi Campak: Anggota DPR Minta Vaksinasi Dewasa DigencarkanAnggota Komisi IX DPR RI mendesak pemerintah untuk mempercepat vaksinasi campak bagi kelompok dewasa, terutama tenaga medis, menyusul kasus kematian seorang dokter muda akibat komplikasi campak. Desakan ini muncul seiring peningkatan kasus campak dan pentingnya melindungi tenaga medis sebagai garda terdepan.
Read more »

Campak bisa timbulkan komplikasi pada individu rentanCampak bisa timbulkan komplikasi pada individu rentanPenyakit campak umumnya dapat sembuh sendiri pada individu dengan kekebalan tubuh baik, tetapi bisa menimbulkan komplikasi pada individu yang tergolong rentan ...
Read more »

Campak pada Dewasa Tak Sesederhana yang Dikira, Dokter Ungkap Risiko KomplikasinyaCampak pada Dewasa Tak Sesederhana yang Dikira, Dokter Ungkap Risiko KomplikasinyaCampak pada dewasa dapat menyerang organ tubuh dan memicu komplikasi. Kenali gejala, risiko, dan cara mencegahnya.
Read more »



Render Time: 2026-04-19 10:41:51