Buntut Viral Angkot di Sukabumi Pakai Gas Elpiji 3 Kg, Pertamina Beri Ultimatum

Angkot Pakai Gas Elpiji News

Buntut Viral Angkot di Sukabumi Pakai Gas Elpiji 3 Kg, Pertamina Beri Ultimatum
Angkot SukabumiSukabumiGas Elpiji

Sopir angkot di Sukabumi memodifikasi mobilnya jadi menggunakan bahan bakas gas elpiji 3 kilogram demi pangkas biaya operasional.

Seorang sopir angkot di Sukabumi , Hendra Irawan, mencoba menggunakan tabung gas elpiji 3 kilogram sebagai bahan bakar alternatif pengganti bensin. .

Patra Niaga mengeluarkan larangan keras terhadap penggunaan Elpiji 3 kg atau gas melon sebagai bahan bakar angkutan kota di Sukabumi. Fenomena modifikasi bahan bakar yang sempat viral di media sosial ini dinilai melanggar regulasi subsidi dan mengancam keselamatan publik.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat , Susanto August Satria, menegaskan bahwa gas melon memiliki peruntukan khusus yang telah diatur oleh negara.'LPG 3 Kg diperuntukkan bagi konsumen rumah tangga, usaha mikro, petani sasaran, dan nelayan sasaran. Penggunaan di luar itu adalah pelanggaran,' tegas Susanto, Rabu .

Selain menyalahi aturan distribusi, Pertamina menyoroti risiko teknis yang muncul akibat modifikasi mesin secara mandiri. Menurut Susanto, mengganti jenis bahan bakar tanpa standar teknis yang benar dapat berakibat fatal bagi pengemudi maupun penumpang. 'Aspek keselamatan harus diperhatikan ketika memodifikasi kendaraan, terlebih dalam penggantian bahan bakar,' ujarnya.

Pihak Pertamina mengingatkan bahwa kendaraan yang ingin menggunakan gas seharusnya memanfaatkan fasilitas resmi berupa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas . Penggunaan Bahan Bakar Gas melalui SPBG diklaim jauh lebih aman karena telah memenuhi standar teknis dan keamanan yang berlaku.

Larangan ini muncul setelah sejumlah angkot, salah satunya trayek 01 Sukaraja-Kota Sukabumi, kedapatan menggunakan tabung gas 3 kg di balik kap mesinnya. Hendra Irawan , salah satu sopir, mengaku nekat beralih ke gas demi menekan biaya operasional yang tinggi. Hendra mengungkapkan bahwa dengan menggunakan dua tabung gas per hari, ia bisa menghemat biaya operasional hingga Rp50.000 dibandingkan saat menggunakan bensin. 'Awalnya ikut teman saja. Setelah dipertimbangkan, akhirnya saya pasang juga. Selisih biayanya memang jauh ,' kata Hendra.

Meski alasan ekonomi menjadi motor penggerak para sopir, Pertamina tetap bersikeras bahwa kebijakan energi subsidi harus tepat sasaran dan faktor keamanan tidak boleh dikompromikan demi alasan penghematan semata.

Razia Masif Sebulan, 1.326 Motor Knalpot Brong Diamankan di Cianjur

Balap Liar di Kawasan Ramai Pesisir Ujunggenteng Sukabumi, Seorang Pemuda Tewas

11 Peluang Usaha dari Ikan Sapu Sapu yang Jarang Dilirik, Dapat Cuan Banyak Tanpa Pesaing

Apakah Ikan Sapu-Sapu Berbahaya? Ini Dampak Ekologis dan Risiko Kesehatan Jika Dikonsumsi

'Perang' Lawan Ikan Sapu-Sapu, Pramono Segera Kumpulkan Seluruh Wali Kota

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

liputan6dotcom /  🏆 4. in İD

Angkot Sukabumi Sukabumi Gas Elpiji Pertamina Reg

 

United States Latest News, United States Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Buntut Polemik Kasus Amsal Sitepu, Kejagung Mutasi Kajari Karo Danke RajagukgukBuntut Polemik Kasus Amsal Sitepu, Kejagung Mutasi Kajari Karo Danke RajagukgukJPNN.com : Kejagung mengambil tindakan tegas dengan memutasi Danke Rajagukguk dari posisinya sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karo, Sumatera Utara.
Read more »

Kritik JPPI Buntut Skandal Grup Chat FH UI: Belajar Hukum, Tapi Jadi Pelaku PelecehanKritik JPPI Buntut Skandal Grup Chat FH UI: Belajar Hukum, Tapi Jadi Pelaku PelecehanPortal berita yang menyajikan informasi terhangat baik peristiwa politik, entertainment dan lain lain
Read more »

Iran Tuntut Negara Arab Bayar Ganti Rugi Buntut Serangan di TeheranIran Tuntut Negara Arab Bayar Ganti Rugi Buntut Serangan di TeheranTeheran menuntut kompensasi darinnegara arab seperti Bahrain, Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab (UAE), dan Yordania atas perannya dalam serangan AS-Israel ke Iran.
Read more »

Anggota DPR Aboe Bakar Menangis dan Minta Maaf Usai Diperiksa MKD Buntut Singgung Ulama MaduraAnggota DPR Aboe Bakar Menangis dan Minta Maaf Usai Diperiksa MKD Buntut Singgung Ulama MaduraAboe Bakar mengaku salah karena ucapannya bisa menciptakan banyak persepsi.
Read more »

Permintaan Maaf Tak Cukup, 16 Mahasiswa FH UI Terancam di DO Buntut Kasus Dugaan Pelecehan SeksualPermintaan Maaf Tak Cukup, 16 Mahasiswa FH UI Terancam di DO Buntut Kasus Dugaan Pelecehan SeksualKasus dugaan pelecehan seksual di FH UI memasuki tahap krusial. Sebanyak 16 mahasiswa terancam di drop out (DO), keputusan akhir berada di tangan rektor.
Read more »

Jaksa Agung Copot Kajati Sumut dan Kajari Karo, Diduga Buntut Kasus Amsal SitepuJaksa Agung Copot Kajati Sumut dan Kajari Karo, Diduga Buntut Kasus Amsal SitepuKejaksaan Agung (Kejagung) melakukan mutasi terhadap sejumlah pejabat, termasuk Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karo, Danke Rajagukguk, setelah polemik dugaan kriminalisasi terhadap videografer Amsal Sitepu.
Read more »



Render Time: 2026-04-17 23:26:15