ADB Kucurkan Rp 1.212 Triliun Perkuat Sektor Energi dan Digital di Asia Pasifik

ADB News

ADB Kucurkan Rp 1.212 Triliun Perkuat Sektor Energi dan Digital di Asia Pasifik
Asian Development BankEnergiAsia

ADB mengucurkan dana USD 70 miliar atau Rp 1.212 triliun untuk energi dan akses digital seiring dua sektor tersebut menentukan masa depan Asia Pasifik.

Apa tujuan utama dari dana yang dikucurkan ADB ini? ) akan kucurkan USD 70 miliar atau Rp 1.212 triliun untuk inisiatif" Energi dan akses digital akan menentukan masa depan kawasan ini,” kata Presiden ADB Masato Kanda dikutip dari keterangan resmi, Senin .

Masato Kanda menuturkan, kedua inisiatif ini membangun sistem yang diperlukan Asia dan Pasifik untuk berkembang, bersaing, dan saling terhubung.

"Dengan terhubungnya jaringan-jaringan listrik dan jaringan digital lintas batas, kita dapat menurunkan biaya, mengembangkan kesempatan, dan dapat mendatangkan akses listrik dan digital yang andal untuk jutaan orang,” ujar dia. Inisiatif Jaringan Listrik Pan-Asia akan menghubungkan sistem listrik nasional dan daerah, agar energi terbarukan dapat tersalurkan lintas batas, sementara Asia-Pacific Digital Highway akan membantu mengurangi kesenjangan infrastruktur digital dan dapat membawa keuntungan dari manfaat pertumbuhan kecerdasan buatan .

Di dalam konteks Inisiatif Jaringan Listrik Pan-Asia, ADB akan berkerja dengan para pemerintah, perusahan-perusahaan listik, sektor swasta dan mitra pembangunan untuk menggerakan dana sebanyak USD 50 miliar hingga 2035 untuk infrastruktur listrik lintas-batas yang dapat mengembangkan sektor energi terbarukan lebih jauh. Inisiatif ini akan fokus kepada penyatuan transmisi dan jaringan listrik, termasuk saluran lintas-batas, gardu induk, penyimpanan energi, dan digitalisasi jaringan.

Inisiatif ini juga akan membantu pembangkitan listrik terhubung dengan perdagangan listrik, termasuk ekspor energi terbarukan, pusat energi terbarukan regional, dan fasilitas pembangkitan dan penyimpanan energi hibrid. Hingga 2035, ADB berencana untuk mengubungkan sekitar 20 gigawatt energi terbarukan lintas batas, mengubungkan 22,000 kilometer-sirkut jaringan listrik, memperbaiki akses listrik untuk 200 juta orang, menghasilkan 840.000 pekerjaan, dan mengurangi emisi jaringan listrik regional sampai dengan 15%.

ADB akan membiayai inisiatif ini, sekitar separuh dari USD 50 miliar dari sumber dayanya sendiri, dan akan menggalang dana sisa nya melalui skema pembiayaan bersama , termasuk dari sektor swasta. Bantuan teknis sampai dengan USD 10 juta akan membantu upaya-upaya untuk menyelaraskan regulasi, mengadopsi standar teknis umum, menyiapkan studi kelayakan dan meningkatkan upaya-upaya lainnya yang diperlukan untuk proyek-proyek besar. Inisiatif Jaringan Listrik Pan-Asia akan menandai peralihan dari hubungan energi antarnegara menuju pendekatan regional dalam perdagangan listrik.

Inisiatif ini dibangun di atas inisiatif kerja sama subregional yang sudah ada, termasuk program Kerja Sama Ekonomi Subregional Asia Selatan, perencanaan interkoneksi jaringan dalam Inisiatif Teluk Benggala untuk Kerja Sama Teknis dan Ekonomi Multisektoral, Jaringan Listrik ASEAN, serta Strategi Energi Kerjasama Ekonomi Regional Asia Tengah 2030. Inisiatif Jaringan Listrik Pan-Asia akan menggalang dana sebesar USD 20 miliar hingga 2035 untuk membiayai koridor digital, infrastruktur data, dan perekonomian yang siap menghadapi kecerdasan buatan .

Investasi akan difokuskan pada infrastruktur terhubung, termasuk jaringan serat optik darat dan bawah laut, sambungan satelit, serta pusat data regional. ADB juga akan memberikan dukungan kebijakan dan regulasi, termasuk dalam manajemen risiko keamanan siber, serta berinvestasi dalam program pengembangan keterampilan untuk memperkuat kesiapan digital dan AI. Pada 2035, inisiatif ini bertujuan untuk menyediakan akses broadband pertama kali bagi 200 juta orang dan konektivitas digital yang lebih cepat dan andal bagi 450 juta orang lainnya di seluruh kawasan.

Inisiatif ini diperkirakan akan mengurangi biaya konektivitas di daerah terpencil dan terkurung daratan sekitar 40% serta membantu menciptakan 4 juta lapangan kerja. ADB berencana membiayai USD 15 miliar dari total USD 20 miliar inisiatif ini menggunakan sumber daya sendiri dan menggalang USD 5 miliar melalui pembiayaan bersama, termasuk dari sektor swasta. Pusat Inovasi dan Pengembangan AI akan didirikan di Seoul untuk mendukung inisiatif ini.

Dengan dukungan dana sebesar USD 20 juta dari Pemerintah Republik Korea, pusat ini akan mendorong penerapan AI yang bertanggung jawab dan inklusif serta membantu melatih sekitar 3 juta orang dalam keterampilan digital dan terkait AI hingga 2035. ADB Naikkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Ini AlasannyaDaikin Indonesia Buka Lowongan Kerja di Cikarang, Ini Syarat dan Kualifikasinya31 Saksi Diperiksa, Polisi Terus Dalami Kecelakaan KRL di Bekasi Malam Mengerikan di Bekasi Timur: Cahaya KA Argo Bromo Datang, Saya Lompat dan Sembunyi di Bawah PeronPertamina Pastikan Stok BBM Aman, SPBU Antasari Tak Jual Pertalite Bukan karena Langka

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

liputan6dotcom /  🏆 4. in İD

Asian Development Bank Energi Asia Jaringan Listrik Akses Broadband

 

United States Latest News, United States Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Hasil kelas Pro-Am Race 2 GT World Challenge Asia 2026 MandalikaHasil kelas Pro-Am Race 2 GT World Challenge Asia 2026 MandalikaHasil kelas Pro-Am Race 2 GT World Challenge Asia 2026 Mandalika. Pembalap tim Phantom Global Racing Anthony Xu Liu memacu kecepatan saat mengikuti Race 2 GT World Challenge Asia 2026 ...
Read more »

Indonesia Perkuat Diplomasi Pendidikan dan Riset di Asia Tenggara dan Pasifik BaratIndonesia Perkuat Diplomasi Pendidikan dan Riset di Asia Tenggara dan Pasifik BaratIndonesia memperluas kerja sama pendidikan dan riset dengan negara-negara sahabat di kawasan Asia Tenggara dan Pasifik Barat melalui program beasiswa, pelatihan, dan pengembangan kapasitas. Inisiatif ini dijalankan oleh KBRI Dili dan Manila, dan bertujuan untuk memberikan dampak langsung bagi masyarakat serta memperkuat peran Indonesia sebagai negara tujuan studi.
Read more »

Bukan Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Awalnya Ingin Rekrut Pemain Lain untuk Kuota AsiaBerita Bukan Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Awalnya Ingin Rekrut Pemain Lain untuk Kuota Asia terbaru hari ini 2026-05-03 21:25:46 dari sumber yang terpercaya
Read more »

Red Sparks Pilih Zhong Hui dari China, Bukan Megawati Hangestri untuk Kuota AsiaPelatih Ko Hee-jin memilih pevoli China, Zhong Hui, untuk mengisi kuota Asia di Red Sparks musim depan. Keputusan ini didasarkan pada keunggulan dan pengalaman Zhong Hui yang telah bermain di klub papan atas Shanghai Bright dan meraih berbagai gelar prestisius, termasuk medali emas Asian Games. Ko Hee-jin terkesan dengan kemampuan menyerang dan bertahan Zhong Hui saat ia memantau langsung penampilannya.
Read more »

ADB siapkan dana 70 miliar dolar untuk jaringan listrik digital AsiaADB siapkan dana 70 miliar dolar untuk jaringan listrik digital AsiaBank Pembangunan Asia (ADB) pada Minggu (3/5) mengatakan bahwa pihaknya akan mengalokasikan dana hingga 70 miliar dolar AS (1 dolar AS=Rp17.378) hingga 2035 ...
Read more »

AirNav Indonesia pimpin Task Force ICAO di Asia PasifikAirNav Indonesia pimpin Task Force ICAO di Asia PasifikPerum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) atau AirNav Indonesia ditunjuk sebagai Chairperson of APAC Project 30/10 Task ...
Read more »



Render Time: 2026-05-07 04:00:38