Kenaikan tarif parkir bisa memicu warga beralih ke angkutan umum
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia Tulus Abadi menilai kebijakan kenaikan tarif parkir di DKI Jakarta cukup tepat. Dengan naiknya tarif parkir masyarakat diharapkan beralih dari kendaraan pribadi ke angkutan umum.Tulus menjelaskan, naiknya tarif parkir akan mengurangi banyaknya pengguna kendaraan pribadi. Namun, dia mengatakan, pemerintah harus mempersiapkan dengan baik angkutan umum yang ada.
Dengan demikian, masyarakat tidak kesulitan untuk menggunakan transportasi umum ke tujuan."Pemprov harus menjamin keandalan angkutan umum yang ada. Terintegrasi dan terkoneksi," ujarnya. "Sarana transportasi yang menyambungkan ke sarana angkutan masal, seperti stasiun MRT/KRL, ke halte busway, dan lain-lain," ujarnya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
YLKI: Ponsel BM tak Punya Jaminan Perlindungan KonsumenPonsel dari black market (BM) tak tunduk pada peraturan perlindungan konsumen.
Baca lebih lajut »
Pembatasan Usia Kendaraan Justru Dorong Penjualan Mobil BaruYLKI sarankan Pemprov DKI lebih perhatikan kualitas bahan bakar di Jakarta dibandingkan membatasi usia kendaraan.
Baca lebih lajut »
Bank Mandiri dorong kehadiran unicorn baru di IndonesiaPT Bank Mandiri Tbk terus berupaya mendorong kehadiran perusahaan unicorn baru di Indonesia melalui program Wirausaha Muda Mandiri (WMM).\r\n\r\n"Program ini ...
Baca lebih lajut »
Dorong Kemajuan Pariwisata, Disparbud Jabar Optimalkan Seni...Salah satu program yang bakal digenjot, yakni mengoptimalkan pagelaran seni pertunjukan dengan melibatkan generasi milenial.
Baca lebih lajut »
Astra International berupaya dorong perekonomian desaPT Astra International Tbk berupaya untuk terus mendorong perputaran roda perekonomian di wilayah pedesaan, dengan mengedepankan potensi di masing-masing desa ...
Baca lebih lajut »