Prediksi YLBHI ini didasari pada pemerintahan pertama Jokowi yang tidak dapat memaksimalkan fungsi Kepolisian dan Kejaksaan Agung.
Prediksi YLBHI ini didasari pada pemerintahan pertama Jokowi yang tidak dapat memaksimalkan fungsi Kepolisian dan Kejaksaan Agung, sehingga isu hukum dan HAM terabaikan.
"Kalau tidak ada perubahan secara kelembagaan ke depan, maka penegakan HAM, hukum di Indonesia akan semakin banyak melanggar HAM. Semakin banyak kejadian yang ujungnya demokrasi di Indonesia terus turun dan makin kelam," kata Ketua Bidang YLBHI Muhammad Isnur dalam sebuah diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin .Isnur mencontohkan sejumlah kasus hukum dan HAM yang terjadi beberapa waktu terakhir.
Akhir September kemarin, sutradara sekaligus jurnalis Dandhy Dwi Laksono ditangkap kepolisian karena cuitannya yang dianggap mengandung ujaran kebencian. Kini Dandhy sudah dilepaskan, tetapi statusnya menjadi tersangka. Sehari setelahnya, musisi dan jurnalis Ananda Badudu juga ditangkap lantatan menggalang dana untuk aksi demonstrasi di sekitaran Gedung DPR RI akhir September. Ananda tak lama dibebaskan tanpa status tersangka.Terakhir, muncul kabar meninggalnya Akbar Alamsyah yang diduga menjadi korban aksi demonstrasi di sekitar Gedung DPR RI. Akbar sempat hilang beberapa hari sebelum kemudian ditemukan dalam keadaan koma.
"Akbar bukan hanya mengalami penyiksaan yang luar biasa, ginjalnya hancur, tulang tengkoraknya hancur. Di masa koma itu, ketika dia tidak sadar, orang tuanya tidak tahu anaknya di mana, tiba-tiba datang surat dari JNE, surat penetapan tersangka," ujar Isnur.Oleh karena hal-hal tersebt, menurut Isnur, Jokowi dalam pemerintahan keduanya seharusnya membuat kebijakan yang luar biasa khusus di bidang hukum.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
YLBHI Sebut Periode Kedua Jokowi Makin Kelam bagi DemokrasiYLBHI menilai periode kedua Jokowi akan semakin kelam di sektor hukum dan kehidupan demokrasi, jika tak membenahi kelembagaan Polri dan Kejaksaan Agung.
Baca lebih lajut »
YLBHI Minta Pemerintah Kedepankan Keselamatan Warga Sipil di WamenaKetua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Asfinawati menilai, dalam kondisi Papua yang tidak menentu, maka...
Baca lebih lajut »
YLBHI Sebut Periode Kedua Jokowi Makin Kelam bagi DemokrasiYLBHI menilai periode kedua Jokowi akan semakin kelam di sektor hukum dan kehidupan demokrasi, jika tak membenahi kelembagaan Polri dan Kejaksaan Agung.
Baca lebih lajut »
Salam Hormat PKS Pada Parpol Berkeringat Pendukung JokowiGerindra kini terpantau kian mendekat ke Jokowi. Namun PKS tak mau ikut langkah ke Istana karena menghormati parpol-parpol yang sedari awal mendukung Jokowi.
Baca lebih lajut »
Periode Pertama Mau Habis, Target Ini yang Tak Bisa Dicapai JokowiPada 20 Oktober 2019, kepemimpinan Jokowi akan masuk ke periode kedua setelah memenangi Pemilihan Presiden 2019.
Baca lebih lajut »
Soal Penyusunan Kabinet, PKB Yakin Jokowi Utamakan Partai PengusungPKB yakin Jokowi akan mengutamakan partai pengusung untuk masuk kabinetnya di periode kedua. Ini menyusul penjajakan Gerindra, Demokrat, PAN ke koalisi Jokowi.
Baca lebih lajut »