Sejumlah pemimpin komunitas Yazidi dan politisi Irak mengatakan, meskipun militer berhasil mengalahkan ISIS, kelompok minoritas yang diserang dan diperbudak kelompok ekstremis itu masih hidup dalam ke
tidakpastian, umumnya di kamp-kamp pengungsi di kampung-kampung halaman mereka yang hancur dan tidak dilengkapi fasilitas keamanan.
“Kami masih menghadapi genosida hingga hari ini," kata Said Khider, seorang Yazidi yang menjadi anggota parlemen Irak. “Luka kami masih menganga.”
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Kisah perempuan Yazidi yang ditolak karena punya anak dari petempur ISISSeorang perempuan Yazidi dipaksa pindah agama dan menjadi istri petempur ISIS. Ia melahirkan anak dan ingin anak ini besar bersamanya. Tapi aturan komunitas tak memungkinkan anak ini bersamanya.
Baca lebih lajut »
Perempuan ISIS Diduga WNI Tewas Disiksa Teman Satu TendaKementerian Luar Negeri melalui KBRI Suriah masih memverifikasi korban pembunuhan mantan ISIS yang diduga WNI di kamp Al Hol.
Baca lebih lajut »
Dua Pengungsi Somalia Hendak Bergabung ISIS DiadiliFBI menggagalkan niat dua pengungsi asal Somalia, Ahmed Mahad Mohamed (21) dan Abdi Yemani Hussein (20), yang hendak bergabung dengan ISIS.
Baca lebih lajut »
Wanita Hamil Pejuang ISIS Asal Indonesia Ditemukan Tewas di Kamp SuriahPetugas kamp pengungsi Al-Hol menenukan jasad perempuan WNI, yang meninggal di tenda pengungsinya setelah 'dipukul dan disiksa' perempuan pejuang ISIS. ISIS WNI
Baca lebih lajut »