Yayasan UID memuji langkah cepat pembentukan Muhammadiyah Covid-19 Command Center.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Yayasan Upaya Indonesia Damai atau juga dikenal sebagai United in Diversity menyumbangkan 200 ribu masker kepada Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Selasa . Ketua UID Tuti Hadiputranto secara langsung menyerahkan bantuan 200 ribu masker itu kepada Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Prof Abdul Mu'ti di Gedung Dakwah PP Muhammadiyah, Jakarta.
Menurut Tuti, sumbangan masker ini merupakan kontribusi dari UID dan Gajah Tunggal Group untuk bersama Muhammadiyah menghadapi darurat pandemi Covid-19 ini, khususnya menggalakkan gerakan memakai masker dan mengadaptasi tata kehidupan baru yang lebih sehat."Dengan puluhan rumah sakit dan ratusan lembaga perguruan tinggi dan pendidikan dasar dan menengah, Muhammadiyah adalah kekuatan yang luar biasa dalam gerakan memutus mata rantai penyebaran virus Korona," kata Tuti.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Mengapa Kawasan Dago Pakar Menjadi Tujuan Favorit Pesepeda? |Republika OnlineRepublika Uphill Killer mengajak Sobat Republika ke kawasan Dago Pakar, Bandung.
Baca lebih lajut »
Ini Rangakaian Kegiatan Milad Ke-22 Yayasan Amanah Takaful |Republika OnlineAmanah Takaful meluncurkan 1.000 kartu Amanah Card bagi Marbot Masjid se-DKI.
Baca lebih lajut »
Satpol PP Sidak Wisatawan ke Taman Wisata Matahari |Republika OnlineDua pelanggaran justru ditemukan di tempat wisata The Ranch Puncak.
Baca lebih lajut »
AJI Kecam Tindakan Represif Satpol PP NTB ke Wartawan |Republika OnlineAJI meminta Gubernur NTB miliki sikap tegas ke bawahannya
Baca lebih lajut »
3 Saran WHO Soal Penggunaan Masker pada AnakWHO menyampaikan anjuran terbaru soal penggunaan masker pada anak. Anak usia 12 tahun ke atas wajib pakai masker, 5 tahun ke bawah tidak perlu. WHO via detikHealth
Baca lebih lajut »
6 Langkah Merawat Masker Kain |Republika OnlineMasker kain harus dicuci dan dirawat dengan baik agar tidak jadi sarang kuman.
Baca lebih lajut »