Xiaomi menjual HP-nya di 50 negara, tak termasuk Amerika Serikat.
Perusahaan ternyata hanya mengambil untung 5% dari harga jual produksinya. Dengan begitu Xiaomi dapat memastikan produknya memberikan nilai terbesar untuk para pembelinya.
Jadi konsumen AS akan membeli HP dengan membayar kontrak jangka panjang dengan operator telekomunikasi. Cara yang berbeda dari negara lain yang membeli hanya produk ponselnya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Alasan Xiaomi Tolak Jualan HP di Amerika Walau Juara 3 DuniaXiaomi adalah produsen ponsel terbesar ketiga di dunia setelah Samsung dan Apple.
Baca lebih lajut »
Silicon Valley Bank Amerika Serikat Runtuh, Pengamat sebut Perbankan Indonesia Tak TerdampakPengamat Perbankan, David E. Sumual mengatakan, Indonesia tidak akan mengalami dampak signifikan atas kolapsnya Silicon Valley Bank (SVB) Amerika Serikat. Hal i
Baca lebih lajut »
20 Bank Terbesar di Amerika Serikat, Silicon Valley Bank yang Bangkrut Nomor Berapa?Silicon Valley Bank, salah satu bank terbesar berdasarkan aset di Amerika Serikat (AS) kolaps pada Jumat, 10 Maret 2023.
Baca lebih lajut »
Curhat Priyanka Chopra Jadi Korban Rasis-Bully saat Sekolah di Amerika SerikatPriyanka Chopra pernah jadi korban rasis dan bully. Peristiwa itu terjadi saat dia sekolah di Amerika Serikat.
Baca lebih lajut »
Gandeng Michael Riady, Snoop Dog Luncurkan Kopi Indonesia di Amerika SerikatSnoop Dog menjalin kerja sama dengan pengusaha kopi Indonesia Michael Riady.
Baca lebih lajut »
Cinta Kuya Alami Kecelakaan Mobil di Amerika SerikatKabar tak mengenakkan datang dari keluarga Uya Kuya. Putrinya, Cinta Kuya, mengalami kecelakaan di Amerika Serikat belum lama ini.
Baca lebih lajut »