Wiranto sebut mereka yang bertindak brutal adalah perusuh.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Poliitk, Hukum, dan Keamanan, Wiranto, mengatakan, penunggang demonstrasi mahasiswa dan pelajar bertujuan menggagalkan pelantikan DPR dan Presiden serta Wakil Presiden. Wiranto meyakini, yang bertindak brutal pada demonstrasi itu adalah perusuh, bukan mahasiswa atau pelajar.
Baca Juga Ia mengatakan, demonstrasi mahasiswa dan pelajar sebenarnya sudah dilakukan dengan cara yang baik dan beretika. Tapi, kemudian demonstrasi tersebut dirusak dengan perlakuan yang brutal. Hal yang menurutnya bukan lagi dapat disebut sebagai demonstrasi.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Demo Mahasiswa Berakhir Ricuh, BEM UI Duga Ada ProvokatorBEM UI menduga ada oknum yang memprovokasi demo mahasiswa di depan Gedung DPR, hingga berujung ricuh pada Selasa 24 September 2019.
Baca lebih lajut »
Polisi Duga Kelompok Anarko Sindikalisme Terkait Ricuh Demo di BandungPolisi menduga kelompok Anarko Sindikalisme memiliki keterkaitan dengan kericuhan dalam aksi unjuk rasa mahasiswa di Bandung.
Baca lebih lajut »
Fahri Hamzah Duga Massa yang Rusuh Malam Ini Bukan MahasiswaWakil Ketua DPR Fahri Hamzah menduga kerusuhan di sejumlah titik di Jakarta yang terjadi malam ini bukan bagian dari aksi mahasiswa.
Baca lebih lajut »
Menkumham duga aksi mahasiswa ditunggangiMenteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly menduga aksi mahasiswa menolak RUU KUHP yang dilakukan di sejumlah daerah ditunggangi pihak tertentu untuk ...
Baca lebih lajut »
Menkumham Duga Aksi Mahasiswa DitunggangiYasonna menekankan agar mahasiswa tidak terlibat agenda politik dari pihak tertentu.
Baca lebih lajut »
Menkumham Duga Aksi Mahasiswa Ditunggangi Pihak Tertentu'Isu demonya dimanfaatkan untuk tujuan politis,' kata Yasonna melalui keterangan tertulis
Baca lebih lajut »