WHO: Sampai 70% Orang Divaksinasi, Pandemi Covid-19 Tidak Akan Berakhir

Indonesia Berita Berita

WHO: Sampai 70% Orang Divaksinasi, Pandemi Covid-19 Tidak Akan Berakhir
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 Beritasatu
  • ⏱ Reading Time:
  • 62 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 28%
  • Publisher: 59%

Pandemi Covid-19 takkan usai, sampai setidaknya 70% populasi dunia divaksinasi. Baca selengkapnya, klik 👇👇👇 WHO

Peringatan itu disampaikan Direktur Organisasi Kesehatan Dunia Eropa sambil menyesalkan peluncuran vaksin di Eropa yang dianggap masih"terlalu lambat".

"Pandemi akan berakhir begitu kami mencapai cakupan minimum 70 persen dalam vaksinasi," direktur regional Organisasi Kesehatan Dunia untuk Eropa, Hans Kluge, kepadaKluge juga mengatakan bahwa salah satu kekhawatiran utamanya adalah meningkatnya penularan varian baru dari novel coronavirus. "Kami tahu misalnya bahwa B1617 lebih bisa ditularkan daripada B117 , yang sudah lebih bisa ditularkan dibanding strain sebelumnya," katanya.Menurut dokter Belgia ini , kecepatan adalah"esensi" dalam pandemi."Bahkan ketika WHO menyatakan pandemi, banyak negara masih menunggu. Kami kehilangan waktu yang berharga," ujarnya.

Saat direktur regional, yang telah menjabat sejak Februari 2020, memuji seruan untuk solidaritas, dia juga menekankan bahwa peluncuran vaksin yang cepat adalah yang paling penting. "Sahabat terbaik kita adalah kecepatan. Waktunya bekerja melawan kita. Peluncuran vaksinasi masih berjalan terlalu lambat. Kami perlu mempercepat, kami perlu memperbesar jumlah vaksin," kata Kluge.Di 53 negara dan wilayah yang membentuk wilayah Eropa WHO - termasuk beberapa di Asia Tengah - 26 persen populasi telah menerima dosis pertama vaksin Covid-19.Sumber: BeritaSatu.com

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

Beritasatu /  🏆 26. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama



Render Time: 2025-04-10 01:40:35