Dexamethasone digunakan di Inggris sejak awal pandemi, dan terbukti menyelamatkan 5.000 nyawa di Inggris.
adalah obat untuk mengatasi peradangan, reaksi alergi, dan penyakit autoimun. Dexamethasone termasuk dalam golongan obat kortikosteroid.Hasilnya, sekitar 19 dari 20 pasien yang mengidap Covid-19 sembuh tanpa harus dilarikan ke rumah sakit. Terlebih lagi, dexamethasone terbukti menyembuhkan pasien yang kritis atau dalam kondisi parah.
Mengutip situs resmi WHO, Rabu , untuk pasien yang menggunakan ventilator pengobatan ini terbukti mengurangi tingkat mortalitas sebanyak sepertiganya. Sementara itu pada pasien yang membutuhkan bantuan oksigen, tingkat mortalitas berkurang seperlimanya. “Ini berita yang sangat baik dan saya memberi selamat kepada Pemerintah Inggris, Universitas Oxford, dan kepada banyak rumah sakit di Inggris yang berkontribusi dalam menyelamatkan nyawa,” tuturnya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Studi Oxford: Dexamethasone Kurangi Kematian Akibat Covid-19 |Republika OnlineDexamethasone menawarkan harapan baru untuk kelangsungan hidup pasien Covid-19
Baca lebih lajut »
Obat ini Terbukti Ampuh untuk Pasien Covid-19 KritisDexamethasone bisa mengurangi risiko kematian hingga sepertiga pasien Covid-19 yang memakai ventilator.
Baca lebih lajut »
WHO Sambut Dexamethasone untuk Selamatkan Nyawa Pasien CovidWHO memuji terobosan ilmiah peneliti Inggris atas penggunaan Dexamethasone, obat steroid untuk menyelamatkan nyawa pasien virus corona.
Baca lebih lajut »
Pasien Sembuh Covid-19 di Jakarta Bertambah 132 Orang |Republika OnlinePasien sembuh Covid-19 di Jakarta bertambah 132 orang pada Selasa hari ini.
Baca lebih lajut »
Uji Coba Obat Covid-19 Coba Cegah Pembekuan Darah |Republika OnlinePembekuan darah pada pasien Covid-19 bisa berdampak fatal.
Baca lebih lajut »
Jumlah Pasien Positif Covid-19 di Sidoarjo Kini 986 Orang |Republika OnlinePasien positif Covid-19 di Sidoarjo bertambah 29 orang pada Senin.
Baca lebih lajut »