OJK siap memberikan sanksi kepada 25 perusahaan yang tingkat kredit macetnya melebihi 5%.
Hal serupa juga disebutkan oleh Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun serta Anggota Dewan Komisioner OJK Ogi Prastomiyono. Menurutnya jika kondisi memburuk, maka pihaknya akan melakukan tindakan lebih lanjut.
"OJK memantau pelaksanaan action plan dengan ketat. Jika kondisi lebih buruk, OJK akan melakukan tindakan pengawasan lanjutan," kata Ogimengumpulkan data TWP90 tiap perusahaan pinjol yang terdaftar OJK. Dari 102, ada 24 perusahaan punya TWP sebesar 5% atau lebih.CNBC Indonesia
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Kenali Modus Pinjol Ilegal saat Ramadan, Jangan Sampai TerjeratPembiayaan masyarakat atau kredit melalui pinjaman online (pinjol) meningkat setiap tahunnya, tidak terkecuali saat bulan Ramadan.
Baca lebih lajut »
Terlilit Utang Pinjol, Ini 5 Fakta Mengerikan Kasus Mutilasi di KaliurangReserse Kriminal Umum Polda DIY, Kombes Pol Nuredy Irwansyah Putra berhasil mengamankan pelaku berinisial HP (23) dalam kasus mutilasi pada Minggu lalu.
Baca lebih lajut »
KPPPA: Perempuan Rentan Terdampak Negatif Pinjol |Republika OnlineKementerian PPPA sebut kalangan perempuan paling rentan terdampak negatif dari pinjol
Baca lebih lajut »
Terjerat Pinjol Heru Gelap Mata Lalu Mutilasi Teman PerempuanPinjol bisa menjadi solusi tetapi juga bisa memicu aksi kejahatan. Salah satu kasus terbaru adalah mutilasi di Sleman, Yogyakarta.
Baca lebih lajut »
Tanggapan Psikolog soal Kasus Mutilasi di Sleman: Pinjol Bikin Pelaku Tertekan Hebat - Tribunnews.com“Dunia pinjol itu menyeramkan. Dari kronologi yang saya baca, pelaku ini pada akhirnya memilih untuk membunuh perempuan itu, tiada iba, karena merasa ada ancaman yang lebih besar,” ujar Koentjoro. (ld)
Baca lebih lajut »
Menebak Arah Bisnis Pinjol Kredivo di Krom Bank (BBSI) Seiring Kucuran Pendanaan Rp4 TriliunInduk usaha Krom Bank (BBSI) mengumumkan meraih pendanaan Rp4 triliun. Dana jumbo ini termasuk memperkuat Krom Bank dan bisnis pay latter.
Baca lebih lajut »