Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Indonesia sangat mewaspadai dampak perang dagang AS-Cina.
TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah Indonesia mewaspadai dampak dari perang dagang Amerika Serikat dan Cina beberapa waktu terakhir. Sebab, bukannya mereda, ketegangan di antara kedua negara kini justru semakin menghangat.Tensi semakin meninggi ketika pada 1 Agustus 2019, Presiden AS Donald Trump mengumumkan rencana pengenaan tarif 10 persen pada barang asal Cina, yang jika diakumulasikan senilai US$ 300 miliar.
Ia pun mengatakan akan melihat perkembangan kebijakan dua negara, salah satunya hingga Pemilihan Umum Amerika Serikat akhir tahun depan. Kini, perang dagang Amerika Serikat-Cina juga telah berkembang kepada nilai tukar mata uang Cina. Depresiasi yuan anjok hingga ke angka 7 Yuan per dolar AS. Pelemahan Yuan ini ternyata juga berimbas kepada anjloknya nilai tukar rupiah hingga kisaran Rp 14.200. 'Ini yang kami waspadai,' kata Luhut.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Waspadai Perang Dagang AS - Cina, Luhut: Bisa Betul-betul PerangMenteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Indonesia sangat mewaspadai dampak perang dagang AS-Cina.
Baca lebih lajut »
Istana Waspadai Imbas Perang Mata Uang CinaPemerintah memantau dinamika global yang terjadi, termasuk perang mata uang.
Baca lebih lajut »
Upaya Perusahaan Cina Agar Selamat di Tengah Perang Dagang dengan ASKami menurunkan harga untuk pasar AS untuk dapat menyesuaikan beberapa tarif.
Baca lebih lajut »
Perang Dagang: Korsel Akhirnya Balas Dendam kepada JepangKorea Selatan (Korsel) akhirnya balas dendam kepada Jepang dalam perang dagang yang terus memanas antara kedua negara. PerangDagang
Baca lebih lajut »
IHSG Diproyeksi Lesu Dihantui Perang Dagang AS-ChinaIHSG diproyeksi melanjutkan koreksi pada perdagangan hari ini, Selasa (13/8). Sentimen global, seperti perang dagang, masih dominan menekan laju indeks.
Baca lebih lajut »
Harga Emas Menguat Akibat Perang DagangKontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember naik US$ 8,7 (0,58 persen) menjadi US$ 1.517,20 per ons.
Baca lebih lajut »