Waspadai Efek Jangka Panjang Haid Tidak Teratur pada Penderita PCOS

Indonesia Berita Berita

Waspadai Efek Jangka Panjang Haid Tidak Teratur pada Penderita PCOS
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 liputan6dotcom
  • ⏱ Reading Time:
  • 30 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 15%
  • Publisher: 83%

Siklus normal haid seorang wanita 21-35 hari. Pada pasien PCOS, mereka mengalami keterlambatan haid seminggu, berbulan-bulan bahkan ada yang setahun.

Liputan6.com, Jakarta Polycystic Ovarian Syndrome atau Sindrom polikistik ovarium merupakan kondisi sangat dipengaruhi lingkungan. Gejala PCOS ini bisa muncul saat remaja dengan tanda-tanda haid yang tidak teratur.

Gita mengatakan, dalam proses reproduksi, PCOS bukan hanya mengganggu proses ovulasi atau menghalangi fertilisasi namun juga berpotensi jangka panjang kanker dinding rahim. Untuk itu, ia menyayangkan bila masih ada mitos di keluarga yang menyebutkan haid tidak teratur nanti akan lancar setelah menikah.

2 dari 4 halamanMengganggu PsikologisGita juga menyampaikan PCOS bisa mengganggu psikologis. PCOS memicu gangguan kecemasan , gangguan makan, dan depresi. "Satu tahun enggak haid, lama kelamaan ada kondisi yang tidak normal bisa kanker endometrium," katanya.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

liputan6dotcom /  🏆 4. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama



Render Time: 2025-04-06 05:21:39