Studi yang dilakukan di RS Persahabatan Jakarta menemukan, 4 persen dari kasus kanker paru yang mereka tangani terkait dengan polusi udara
Liputan6.com, Jakarta Polusi udara punya risiko meningkatkan seseorang terkena kanker paru. Meski angka risikonya tidak besar tetap saja bisa berdampak buruk bagi seseorang.
Beberapa masalah tersebut di antaranya adalah penurunan fungsi paru , asma , PPOK atau Penyakit Paru Obstruktif Kronik , dan 4 persen dari kasus kanker paru. Selain itu, WHO juga menyatakan bahwa 92 persen penduduk dunia menghirup udara berkualitas buruk. Mereka menyatakan bahwa setidaknya, ada tujuh juta kematian setiap tahunnya yang berkaitan dengan polusi udara baik di luar maupun dalam ruangan.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Pak Anies, Cara Beijing Perangi Polusi Udara Boleh Ditiru LhoPak Anies Baswedan, Kota Beijing di China bisa menjadi salah satu contoh bagi Jakarta dalam memerangi polusi udara, lho. Begini caranya: PolusiJakarta EnakDisopirin via detikfinance
Baca lebih lajut »
Atasi Polusi Udara Jakarta, Awan PerluDicuci dengan Hujan BuatanBeberapa negara seperti Tiongkok, Korea Selatan, dan Thailand melakukan teknologi modifikasi cuaca (TMC) untuk meluruhkan polusi udara.
Baca lebih lajut »
KPBB: Pemerintah Bisa Dipidana jika Abaikan Polusi Udara JakartaDirektur Eksekutif Komite Penghapusan Bensin Bertimbal (KPBB) Ahmad Safrudin mengatakan, pemerintah bisa dipidana jika mengabaikan masalah polusi udara Ibu Kota Jakarta yang semakin mengkhawatirkan. Megapolitan
Baca lebih lajut »
BPPT: Polusi Udara Jakarta Bisa Dikurangi Lewat Hujan Buatan
Baca lebih lajut »
Walhi sarankan Pemprov DKI perluas ganjil genap atasi polusi udaraWahana Lingkungan Hidup (Walhi) menyarankan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memperluas pemberlakuan ganjil genap sebagai langkah darurat untuk ...
Baca lebih lajut »
Walhi Sarankan Pemprov DKI Perluas Sistem Ganjil Genap Atasi Polusi UdaraSaran tersebut didasarkan pada kualitas udara di Jakarta yang dalam beberapa hari terakhir tercatat terburuk di dunia.
Baca lebih lajut »