Investor ternama Amerika Serikat (AS) Warren Buffett kini buka suara soal dedolarisasi.
pemerintah AS agar tidak mengikis nilai dolar dengan membelanjakan terlalu banyak dan memicu inflasi. Itu, tegasnya, menimbulkan konsekuensi yang menghancurkan."Sangat sulit untuk melihat bagaimana Anda pulih begitu Anda membiarkan jin keluar dari botol dan orang-orang kehilangan kepercayaan pada mata uangnya," lanjutnya.Menurut Buffett orang harus percaya bahwa tabungan mereka akan mempertahankan sebagian besar daya beli mereka dari waktu ke waktu.
"Adalah kegilaan untuk terus mencetak uang," kata mitra bisnis investor, Charlie Munger itu, seraya menambahkan bahwa AS seharusnya tidak mengambil risiko hasil yang berbahaya dengan membelanjakan terlalu banyak. Sebelumnya, pandemi Covid-19 memicu penguncian, penutupan, dan gangguan rantai pasokan yang meluas pada tahun 2020 dan 2021. Pemerintah AS bergegas untuk menopang ekonomi dengan mengirimkan cek stimulus ke rumah tangga dan memberikan bantuan keuangan kepada bisnis.
Permintaan yang dihasilkan, ditambah dengan guncangan pasokan, termasuk invasi Rusia ke Ukraina, mendorong inflasi AS ke level tertinggi 40 tahun sebesar 9,1% musim panas lalu. Sebagai tanggapan, bank sentral AS Federal Reserve telah menaikkan suku bunga dari hampir nol menjadi lebih dari 5% dalam 14 bulan terakhir saja.
Lonjakan suku bunga telah menekan konsumen dan bisnis, memicu kekhawatiran akan kegagalan bank lebih lanjut dan krisis kredit. Ini pun memicu kekhawatiran akan resesi akhir tahun ini.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Geger Istana Putin Diserang Drone, AS hingga China Buka SuaraAS dan China buka suara terkait serangan drone ke Kremlin.
Baca lebih lajut »
Airlangga soal Koalisi Besar: Dalam Waktu Tertentu Bisa DibungkusKetua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto buka suara soal kemungkinan terbentuknya koalisi besar menuju 2024.
Baca lebih lajut »
Warren Buffett Salahkan Pemerintah AS dalam Tangani Krisis PerbankanInvestor Amerika Serikat (AS), Warren Buffett, Sabtu (6/5), mengatakan pesan pemerintah AS terkait isu krisis perbankan regional 'buruk.” Hal tersebut menjadi akar belum kembalinya kepercayaan di antara konsumen. Empat bank regional di AS terjebak dalam situasi krisis sejak awal Maret, tiga di...
Baca lebih lajut »
Warren Buffett Menyesal Sempat Jual Saham AppleKeputusan Warren Buffett melepas sebagian saham Apple pada 2021, yang dilandasi banyak pertimbangan, malah jadi kelihatan konyol.
Baca lebih lajut »
Karyawati Korban Ajakan 'Staycation' Atasan Buka Suara: Jika Menolak, Diancam Putus Kontrak KerjaPasca viral di media sosial bos ajak karyawati 'staycation” sebagai syarat perpanjangan kontrak, salah satu korban buka suara membenarkan ajakan atasan...
Baca lebih lajut »
Erick Thohir Buka Suara Terkait Timnas Indonesia vs Argentina pada FIFA Matchday - Bolasport.comRumor duel timnas Indonesia vs Argentina semakin kencang usai beberapa influencer hingga jurnalis Argentina turut membicarakannya. Erick Thohir mengatakan bahwa PSSI memang berusaha yang terbaik untuk timnas Indonesia. 🧐
Baca lebih lajut »