Sejumlah lubang bekas galian kabel si sepanjang Jalan Tole Iskandar, Depok, yang masih terbuka lebar. Warga menyebut bekas galian itu menimbulkan kemacetan.
Salah seorang warga bernama Alma mengatakan bekas galian itu sudah sedari pertengahan 2022. Menurutnya, bekas lubang galian itu tidak dirapikan kembali sehingga menyebabkan kemacetan.lama banget ada kali setengah tahun kali ya dari 2022 pertengahan. cuma nggak selesai-selesai nggakmasalah proyek saya nggak tahu proyek apa," kata Alma saat ditemui.
Alma menjelaskan tidak adanya sosialisasi saat pengerjaan proyek itu berlangsung. Dia pun berharap agar bekas galian lubang itu dirapikan kembali seperti sedia kala.aja apalagi depan warung biar lebih bagus kayak semula namanya kerja ya itu dirapikanlah," jelasnya.Hal senada diutarakan warga bernama Yadi . Menurutnya, lubang bekas galian itu sudah dibiarkan sejak tahun lalu. Yadi pun mengeluhkan bekas galian yang tak kunjung dirapikan.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Netizen Dukung Kaesang Jadi Wali Kota Depok, PSI: Warga Frustrasi Dengan Elit Politik yang BerkuasaPSI Kota Depok sebut dukungan untuk Kaesang Pangarep sebagai Wali Kota Depok merupakan bentuk frustrasi warga dengan elit politik yang berkuasa.
Baca lebih lajut »
Datang ke Kota Depok Atalia Praratya Bantu Renovasi Rumah WargaBekerja sama dengan Baznas Jawa Barat, Jabar Bergerak berikan bantuan berupa renovasi rumah tidak layak huni di Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok.
Baca lebih lajut »
Imbauan Dishub untuk Warga Depok Agar Mudik LancarPengusaha angkutan diminta mengecek dan melengkapi kelengkapan kendaraannya.
Baca lebih lajut »
Warga Kecam Watertank PDAM di Perumahan Pesona Depok II: Khawatir JebolSebuah water tank PDAM bermuatan 10 juta liter air yang terletak di tengah permukiman dikeluhkan warga sekitar. Warga khawatir terjadi banjir jika jebol.
Baca lebih lajut »
Maling Ayam Tewas Dihakimi MassaTerduga maling ayam warga Cidadap, Kabupaten Sukabumi, tewas dihakimi massa setelah aksinya dipergoki warga Kampung Kubang
Baca lebih lajut »